Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Gelar Pilkades Serentak, Pemkab Matim Gelontorkan Rp 1,3 Miliar
VOX DESA

Gelar Pilkades Serentak, Pemkab Matim Gelontorkan Rp 1,3 Miliar

By Redaksi21 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas PMD Matim, Paskalis Serajudin
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong,VoxNtt.com-Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim) mengalokasikan sebanyak Rp 1,3 Miliar untuk pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada 28 Februari 2017 mendatang. Dana itu bersumber dari APBD II Matim tahun 2017.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Matim, Paskalis Serajudin mengatakan dana tersebut dialokasikan ke-65 desa yang menyelenggarakan Pilkades serentak.

Dia menjelaskan setiap desa masing-masing akan mendapatkan biaya sebesar Rp 20 juta. Nanti akan ditransfer ke rekening tiap-tiap desa.

Menurut Paskalis, Pilkades kali ini tidak ada anggaran dari calon kepala desa. Semua dibiayai oleh pemerintah daerah melalui APBD II.

Baca: Calon Kades di Matim Diminta Kendalikan Pendukung

Dana, akan digunakan untuk pengadaan surat suara, kota suara, dan biaya lainnya. Jika anggaran yang ada terhitung masih kurang, maka wajib dianggarkan dari alokasi dana desa (ADD) atau APBdes.

Paskalis mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan para camat dan pemerintah desa yang menggelar Pilkades. Rapat itu membahas terkait Pilkades serentak, khususnya tentang anggaran biaya.

Terkait besarnya anggaran dari APBdes, sangat bergantung hasil pembahasan tingkat desa atas proposal yang diusulkan panitia penyelenggara Pilkades. Tentu pembahasan dana Pilkades yang bersumber dari APBdes itu harus melibatkan seluruh masyarakat dan Badan Perwakilan Desa (BPD).

Dia juga sudah memberikan surat edaran kepada para calon dan panitia. Isinya agar mereka tidak boleh memberikan beban kepada kandidat dan melakukan pungutan apapun.

“Kita juga tegaskan jika ada yang pungut, silakan lapor sebab seluruh biaya itu ditanggung dari APBD,” ujar Paskalis kepada VoxNtt.com di Borong, Selasa (21/2/2017).

Dari 65 Desa yang melaksanakan Pilkades serentak tersebut, lanjut dia, terdapat satu yang melaksanakan pemilihan antar waktu. Itu adalah Desa Paan Waru, Kecamatan Elar Selatan. (Taris Nansi/Kontributor Matim)

Manggarai Timur
Previous ArticleKPU Mabar Mulai Verifikasi Berkas Pengganti Edi Endi dan Agus Galut
Next Article Berkas Tiga Kasus Pencabulan Segera Dikirim ke Kejari Ngada

Related Posts

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.