Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Pria di Nagekeo Tewas Gantung Diri di Pohon Fuja
HEADLINE

Pria di Nagekeo Tewas Gantung Diri di Pohon Fuja

By Redaksi22 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yunuarius Raga (43) tewas gantung diri di pohon Fuja
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Nagekeo, VoxNtt.com- Yunuarius Raga, warga asal RT; 06, Dusun; 03, Desa Wuliwalo, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri.

Pohon Fuja, begitu masyarakat setempat menyebutnya menjadi saksi bisu di detik-detik kematian pria berumur 43 tahun itu.

Selasa, (21/2/2017) sekitar pukul 14.45 Wita jazad Yunuarius ditemukan warga dalam posisi gantung di pohon Fuja setinggi dua meter dari permukaan tanah.

Penemuan Yunuarius dalam keadaan tak bernyawa tersebut sontak menggegerkan warga setempat.

Tali di lehernya diikat dengan kuat hingga tubuh masih posisi menggantung dan tidak sempat jatuh ke tanah.

Diduga pria ini mengalami gangguan mental.

Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Ridwan kepada VoxNtt.com, Rabu (22/2/2017) mengatakan, korban ditemukan oleh masyarakat setempat.

Lokasi penemuannya, kata Iptu Ridwan,  di Lokaboba- Desa Wuliwalo

“Ketika kita mendapat laporan segera mendatangi lokasi dan mengevakuasi mayat dari pohon,” katanya.

Ridwan mengaku, proses evakuasi menguras waktu cukup lama. Itu karena harus memanjat pohon terlebih dahulu baru bisa menurunkan jazad Yunuarius.

“Setelah itu akhirnya mayat bisa di evakuasi dan dibawah ke Puskesmas Mauponggo. Selanjutnya keluarga membawa korban kembali di kediamannya,” aku Iptu Ridwan.

Usai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi mengamankan barang bukti berupa tali nilon. Tali ini digunakan untuk mengakhiri nyawa korban.

Hingga kini, peristiwa tewasnya Yunuarius masih dalam penyelidikan pihak Polres Ngada. (Arton/VoN)

Nagekeo Ngada
Previous ArticleWALHI NTT Kecam Aksi Penebangan Hutan Mangrove di Kabupaten Kupang
Next Article Empat Penjelajah Muda Ini Keliling Indonesia dengan Skuter Aneh

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

Dapur MBG Gako Dihentikan karena Berdiri di Atas Tanah yang Telah Diserahkan ke Pemda

3 Maret 2026

Sengketa Tanah SMPN 2 Gako Nagekeo Berakhir Damai, Dua Keluarga Serahkan Lahan ke Pemda

26 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.