Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Air Tidak Jalan, Warga Towak Kesal dengan PDAM Nagekeo
Regional NTT

Air Tidak Jalan, Warga Towak Kesal dengan PDAM Nagekeo

By Redaksi25 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Air (Foto: Blogbojonegoro.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay,VoxNtt.com– Warga Towak, Kelurahan Towak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo kesal dengan pihak Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) di wilayah itu.

Pasalnya sejak tiga pekan lalu, air  minum bersih tidak jalan. Air sama sekali tidak mengalir dalam pipa yang sudah terpasang di rumah-rumah warga.

Padahal PDAM sendiri sudah menjadwalkan air mengalir ke Towak Selasa hingga Jumat setiap pekannya.

Hingga kini warga di daerah itu kesulitan mendapatkan air minum. Sebab, PDAM Nagekeo satu-satunya pusat pelayanan dan pendistribusian air minum di wilayah Kota Mbay, termasuk Towak.

Arman, salah seorang warga Kelurahan Towak yang ditemui VoxNtt.com, Jumat (24/2/2017) malam mengaku, sudah 3 kali jadwal di tiga pekan terakhir ini air tidak keluar dari pipa penyalur.

Atas kondisi ini, dia menilai Pemkab Nagekeo dalam hal ini PDAM tidak bekerja secara profesional dalam memberikan layanan air bersih kepada masyarakat.

“kalau kita terlambat bayar satu hari kena denda Rp.2000 kalau PDAM air tidak keluar begini sanksinya apa untuk PDAM,” tanya Arman dengan kesal.

Berdasarkan pengakuan petugas PDAM Nagekeo, kata Arman, air tidak jalan karena  ada kerusakan pipa.

Dia menegaskan, semestinya kalau betul ada kerusakan pihak PDAM langsung melakukan perbaikan cepat agar masyarakat tidak menunggu berhari-hari.

Dia berharap kepada semua pihak khususnya DPRD Nagekeo segera mengontrol kinerja PDAM ini.

Senada dengan Arman, Andre warga lainnya juga mengeluhkan air tidak jalan.

Selama tiga pekan terakhir ini, kata dia, warga terpaksa membeli air tanki yang dijual. Itu untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Dia menilai tidak keluarnya air  dari PDAM ini sangat merugikan. Apalagi tiap bulan tagihan tetap dibayar lanca. Namun pelayanan tidak seperti yang diharapan konsumen. (Arton/VoN)

Nagekeo Ngada
Previous ArticleKejari Kefamenanu Dinilai Lamban Tangani Kasus Korupsi
Next Article Agus Galut Menilai PAW Terhadap Dirinya Semena-mena

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.