Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Sudah 3 Tahun, SMAN 8 Poco Ranaka Belum Punya Gedung Sendiri
NTT NEWS

Sudah 3 Tahun, SMAN 8 Poco Ranaka Belum Punya Gedung Sendiri

By Redaksi14 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
SMPN 7 Poco Ranaka
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Aktivitas belajar SMA Negeri 8 Poco Ranaka Nul, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sudah tiga tahun berjalan. Namun hingga kini belum memiliki gedung sendiri.

Selama tiga tahun belakangan ini aktivitas belajar mengajar mereka masih nebeng di Gedung SMPN 7 Poco Ranaka Nul di Desa Pocolia.

Kepala SMAN 8 Poco Ranaka, Hendrikus Jemi kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Selasa (14/3/2017) mengatakan sudah tiga tahun berjalan, namun belum memiliki gedung sendiri.

“Selama ini kami hanya nebeng di gedung SMPN 7 Poco Ranaka. Mereka pakai paginya. Kalau mereka pulang, kami isi. Sampai saat ini kami sekolah sore,” ujar Kepsek Hendrikus.

Dia menambahkan, stake holders SMAN 8 Poco Ranaka berharap kepada pemerintah provinsi NTT untuk segera membangun gedung sekolah.

“Kami sangat membutuhkan sarana dan prasarana sekolah. Biar kami bisa melaksanakan kegiatan pendidikan dengan baik. Kalau ada gedung sendiri, lebih bagus,” ujar katanya.

Dikatakan, saat ini siswa SMAN 8 Ranaka sebanyak 132 siswa yang tersebar di 6 rombongan belajar. Jumlah gurunya ada 19 orang. Dari total tersebut hanya dua orang guru yang berstatus PNS.

Hendrikus mengatakan, lahan untuk bangun gedung sudah ada. Tetapi kendalanya tidak ada dana untuk menggusur dan meratakan tanah untuk bangun gedung SMAN 8 Nul ini.

Aloisius Daha, salah satu orangtua murid SMAN 8 berharap perhatian pemerintah, terutama gedung sekolah.

“Sudah tiga tahun SMAN 8 Poco Ranaka Nul ini berjalan, sayangnya belum ada gedung sendiri. Sementara nebeng di gedung SMPN 7 Poco Ranaka. Padahal lahan untuk bangun gedung sudah ada. Sehingga kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah untuk memperhatikan nasib sekolah ini,” ujar Aloisius. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous Article​Terkait Dana Desa, Inspektorat Audit 12 Desa Di  Mabar
Next Article Baru Dibangun, Jalan Pusut-Wae Wako Sudah Mulai Retak

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.