Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Petrus Lengi: Kredit Macet Ancaman Bagi Koperasi
Ekbis

Petrus Lengi: Kredit Macet Ancaman Bagi Koperasi

By Redaksi28 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pengurus Puskopdit Flores Mandiri, Petrus Lengi saat ditemui Voxntt.com saat RAT Kopdit Budi Utama di Mbay. (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Nagekeo,Vox NTT-Koperasi kredit dibawah naungan Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Flores Mandiri diancam dengan masalah kredit macet oleh anggota koperasi.

Salah satu penyebabnya adalah kurangnya penghasilan yang produktif dari masing-masing anggota.

Pengurus Puskopdit Flores Mandiri, Petrus Lengi mengatakan saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi kredit Budi Utama di Penginanga, Kelurahan Lape, Kabupaten Nagekeo pada Selasa (28/3/2017).

Petrus menuturkan masalah kredit macet oleh anggota menjadi perhatian serius oleh pengurus kopdit. Keterlambatan serta kelalaian selalu dievaluasi dalam rapat tahunan.

Dengan demikian, tugas puskopdit yakni melakukan pendampingan serta memberikan pendidikan yang berkelanjutan.

“Kredit macet itu memang fenomenal karena anggota kita sekarang tidak semua memiliki penghasilan uang yang tetap. Saat hitungan mereka (anggota, red) meleset maka terjadilah kredit macet,”ungkap Petrus.

Dia menjelaskan upaya puskopdit dilakukan yakni mendorong anggota untuk berwirausaha. Dengan ini maka peningkatan kesejahteraan anggota menjadi lebih baik.

Petrus mengaku terjadi gulung tikar beberapa kopdit yang disebabkan kredit macet. Namun, masalah tersebut tidak disebut sebagai hal negatif bagi koperasi kredit.

“Ya bisa juga sebagai ancaman. Tapi kredit macet sebagai tantang pengurus untuk manajemen keuangan. Misalnya, memberikan pinjaman dilihat dengan tujuan, keaktifan serta partisipasi anggota,”tandas Petrus.

Sementara itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Kabupaten Nagekeo, Marsel De Mara mengatakan kredit macet terjadi disebabkan anggota masih terpaku dengan uang simpan pinjam.

Selain itu, persoalan tersebut karena minimnya sumber daya anggota. Oleh karena itu, dia menganjurkan agar koperasi dapat bergerak dalam usaha-usaha rill.

“Kalau sumber dayanya bagus maka kita yakin koperasi ini dapat bertumbuh dan berkembang baik,”ujar Marsel.

Tantangan tersebut, menurut dia merupakan spirit agat koperasi terus mendorong anggota agar berwirausaha.

Koperasi kredit diharap berkreatifitas untuk menyelesaikan masalah kredit macet anggota.

“Koperasi harus berpihak dan harus bisa menyelesaikan masalah ini,” tutur dia. (Ian Bala/VoN)

Ende Nagekeo
Previous ArticleLagi, Ribuan Wisman ke Pulau Komodo Tidak Singgah di Labuan Bajo
Next Article Pemkab Matim Alokasikan Rp 1 Miliar Untuk TdF 2017, Ini Kritikan Masyarakat

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.