Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Mahasiswa Asal Boleng di Jakarta Sumbang Ratusan Buku ke Kampungnya
NTT NEWS

Mahasiswa Asal Boleng di Jakarta Sumbang Ratusan Buku ke Kampungnya

By Redaksi2 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mahasiswa asal Boleng saat penggalangan buku di Jakarta
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT-Mahasiswa Boleng di Jakarta menyumbang ratusan buku ke masyarakat Kecamatan Boleng, Manggarai Barat (Mabar).

Buku-buku itu akan disalurkan ke tiga desa di Boleng dengan maksud untuk menambah wawasan berpikir anak-anak Boleng dan masyarakat Boleng umumnya.

Aldus Daga, mahasiswa jurusan Teknologi Informatika (TI) di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Jakarta kepada VoxNtt.com pada Minggu (2/4/2017) mengatakan lewat buku-buku yang disumbangkan itu, banyak yang hal bisa diperoleh baik itu informasi maupun ilmu pengetahuan bagi anak-anak sekolah di Kecamatan Boleng.

“Tanpa buku, kita tak mengenal apa-apa tentang lingkungan sekitar, Nusantara serta dunia. Singkatnya, buku adalah medium untuk belajar. Darinya kita bisa menabung ilmu dan imajinasi untuk masa depan,”ungkap pria yang berasal dari Lekaturi, desa Sepang, Boleng itu.

Sementara itu, Sandro Taking, mahasiswa jurusan Administrasi Pajak menerangkan bahwa ratusan buku tersebut terdiri dari beragam jenis, baik untuk anak-anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun usia dewasa.

Untuk mendapatkan lusinan buku tersebut, mereka menyisihkan duit dari belanja bulanannya. Mereka juga memanfaatkan jaringannya yang tersebar luas seperti halnya dari Nias (Sumatera Utara), Nunukan (Kalimantan Timur), Natuna (kep. Riau), Merauke (Papua) dan Tomohon (Sulawesi Utara).

Semuanya spontan tergerak karena merasa punya kesamaan nasib dengan Boleng.

“Kami semua punya cita-cita menciptakan generasi Boleng yang handal puluhan tahun ke depan. Duit kami tidak seberapa, kami memberi dari kekurangan,”terang pria asal Wangkung, Boleng ini.

Masalah Akut

Sandro melanjutkan, masalah pendidikan di NTT sebenarnya sangat akut. Boleng hanya salah satunya saja. Kalaupun ada yang ingin sekolah itu belum sebanding dengan orang yang tidak sekolah.

Sementara di sisi lain, peran Pemda untuk menarik minat anak-anak untuk sekolah masih minim. Jadi, butuh peran tangan-tangan lain termasuk melalui buku.

Mahasiswa asal Boleng saat pengumpulan buku

Diketahui, untuk menambah pengadaan buku, mahasiswa Boleng juga bekerjasama dengan Yayasan Taman Bacaan Pelangi. Yayasan ini telah banyak berkarya membantu pendidikan di NTT dan Indonesia umumnya.

Founder Yayasan Pelangi Impian Bangsa, Nila Tanzil mengakui, hingga kini perpustakaan yang dibangunnya belum menyasar ke wilayah Boleng.

“Itu karena terbatasnya akses ke Boleng” kata Nila

Nila berharap semakin banyak orang punya niat membangun perpustakaan di daerah-daerah.

” Saya sangat senang ada yang punya niat membangun daerahnya. Buku adalah jendela dunia. Anak-anak desa harus tahu tentang dunia. Tidak kalah jauh dengan anak-anak kota,”pungkasnya. (Gerasimo Satria/VoN).

 

Manggarai Barat
Previous ArticleDi Ende, Aksi Protes Warga dengan Bermain Bola di Tengah Banjir
Next Article Banjir Beri Pemasukan Tambahan Bagi Warga di Sikka

Related Posts

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.