Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Para Guru Pertanyakan TPG yang Belum Dibayar Pemkab TTU
HEADLINE

Para Guru Pertanyakan TPG yang Belum Dibayar Pemkab TTU

By Redaksi25 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Kurangnya perhatian pemerintah daerah kabupaten Timor Tengah Utara terhadap kesejahteraan pendidik terus dikeluhkan para guru.

Pasalnya dana tunjangan profesi guru (TPG) mulai dari TK – SMA/SMK per bulan Desember 2016 hingga saat ini belum dicairkan.

Pengeluhan tersebut disampaikan oleh salah seorang guru yang tidak mau disebutkan namanya saat dihubungi media ini pada selasa (25/04/2017).

Tunjangan profesi guru ungkapnya merupakan hak para guru yang biasanya dibayarkan setiap 6 bulan sekali dengan besarannya sesuai gaji pokok guru tersebut.

“Realisasi TPG tahun 2016 itu bayar per semester, semester I bayar 6 bulan tapi semester 2 hanya bayar 5 bulan saja padahal kan 1 tahun anggaran itu 12 bulan, pertanyaannya yang satu bulannya kenapa tidak dibayar sampai sekarang?”tanya guru tersebut.

Lebih lanjut dirinya berharap agar secepatnya TPG bulan desember 2016 yang menjadi hak mereka bisa segera dibayarkan.

Senada dengan itu ,salah seorang guru lainnya yang juga meminta namanya dirahasiakan mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2016 TPG hanya dibayarkan 11 bulan saja.

Guru ini juga sudah menanyakan hal ini kepada wakil bupati tetapi diminta untuk bersabar hingga bulan Maret 2017. Nyatanya hingga memasuki akhir bulan April janji tersebut tidak pernah direalisasikan.

“Ini yang punya hak dapat TPG mulai dari guru TK- SMA/SMK dapat semua, nah kalau guru 1000 orang saja dikalikan dengan Rp 3 juta sudah berapa miliar yang harus dibayar?”ungkapnya dengan nada kesal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PPO kabupaten TTU belum berhasil dikonfirmasi terkait pengeluhan para guru-guru ini.(Eman/VoN).

TTU
Previous ArticlePolisi Menahan Kepsek dan Em‎pat Guru SMK Mathilda Nagekeo
Next Article Disebut Bejat dan Bodoh, Warga Loha Macang Pacar Mengamuk di Inspektorat Mabar

Related Posts

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Teodorus Weke Gelar Ritus Adat dan Minta Restu Leluhur Jelang Pilkades Wae Mulu

28 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.