Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Guru Keluhkan Pencairan TPG, Ini Tanggapan Kadis PPO TTU
VOX GURU

Guru Keluhkan Pencairan TPG, Ini Tanggapan Kadis PPO TTU

By Redaksi26 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten TTU,Emanuel Anunut ketika ditemui reporter VoxNtt.com di ruang kerjanya pada Rabu(26/04/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Keluhan para guru terkait tunjangan profesi guru (TPG) yang hingga saat ini belum dicairkan akhirnya ditanggapi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (PPO) kabupaten TTU, Emanuel Anunut.

Saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (26/04/2017), Kadis Emanuel membenarkan bahwa hingga saat ini tunjangan profesi guru (TPG) bulan Desember 2016 itu belum dibayar.

Persoalan utamanya tutur Anunut, disebabkan karena alokasi anggaran untuk sertifikasi guru itu sendiri pada tahun 2016 hanya sebesar Rp 56 miliar lebih, sedangkan realitasnya yang harus dibayar adalah Rp 57 miliar lebih.

“Persoalan ini timbul karena waktu pengangkatan CPNSD itu juga diperintahkan untuk harus diakomodir dalam pembayaran sertifikasi tersebut sehingga kalau dipaksakan untuk harus dibayar pada bulan Desenber 2016 maka akan mengakibatkan guru yang lain tidak bisa kebagian sehingga akan dialihkan ke tahun anggaran 2017” tandas Anunut.

Terkait realisasi  pembayaran TPG ini, lanjut Anunut, baru bisa dilakukan setelah ada audit namun dirinya tidak bisa memberikan kepastian waktu.

“Para guru diminta bersabar dan mengikuti prosedur yang sudah ada” kata Anunut.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa selama ini ada isu miring yang beredar terkait uang pembayaran TPG ini sehingga melalui media ini dirinya menjelaskan bahwa uang untuk pembayaran TPG masih aman tersimpan di Kas Daerah.

“Tidak benar uangnya disimpan di kas dinas karena setiap uang yang ada selalu kita lakukan SPJ sampai nol rupiah”tandas Anunut.(Eman/VoN).

TTU
Previous ArticleBupati Marsel : Siapa yang Mau Jadi Bupati Ende, Angkat Tangan
Next Article Gadis Gangguan Jiwa Ini Diperkosa, Lalu Dianiaya

Related Posts

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.