Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Gaji Bosda Naik Sejumlah Guru di Matim Malah Bingung, Ini Alasannya
VOX GURU

Gaji Bosda Naik Sejumlah Guru di Matim Malah Bingung, Ini Alasannya

By Redaksi16 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi (Foto: istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Guru komite penerima Bosda di Manggarai Timur mengaku bingung soal gaji yang diterima baru-baru ini.

Pasalnya, selama ini mereka mendengar informasi melalui media bahwa gaji guru Bosda di tahun 2017 naik dari 600 ratus ribu jadi 800 ribu.

“Harapan kami, berdasarkan informasi yang kami baca melalui media, gaji guru Bosda naik dari enam ratus ribu jadi delapan ratus  ribu. Tetapi, hari ini kami terima 700 ribu per bulan. Dikali empat bulan, kami terima dua juta delapan ratus ribu. Kami merasa bingung. Ko informasi yang kami dapatkan tidak sesuai dengan realisasi saat pencairan dana bosda”, kata seorang guru yang tidak mau namanya disebut.

Atas ketidaksesuaian  realisasi anggaran itu, guru tersebut ingin tahu alasan mengapa dalam perjalanan terjadi perubahan.

“Saya ingin tahu saja, kira-kira apa alasan rencana awal naik gaji bosda, tetapi dalam perjalanannya berubah”, ujarnya.

Meski demikin, dirinya tetap memberi apresiasi kepada Pemkab Matim khusunya dinas PPO yang dari tahun ke tahun memperhatikan nasib guru komite di kabupaten ini.

“Upaya pemerintah dalam hal mensejahterakan guru di Matim setiap tahun ada peningkatan. Ini patut diapresiasi”, ujarnya.

Dihubungi terpisah, anggota DPRD Matim, Mensi Anam via Whatsapp, mengatakan informasi awalnya 800 ribu. Kalau yang terealisasi hanya  700 ribu, itu kekurangan dana.

Sementara Kadis PPO Matim, Frederika Soch, ketika dikonfirmasi Voxntt.com, Senin (15/5) mengatakan gaji guru bosda 2017 itu 700.

“Gaji guru Bosda thn 2017 perbulan Rp. 700.000”, jawab Frederika dengan singkat. (Taris Nansi/VoN).

Manggarai Timur
Previous ArticleKondisi Jalan Deno-Lawir Memprihatinkan
Next Article Polres TTU Dinilai Lamban Atas Penanganan Dua Kasus Hukum Ini

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026

Proyek Hotmix Watu Cie-Deno Senilai Rp14 Miliar Diduga Gunakan Material Ilegal, Kontraktor dan Dinas PUPR Bungkam

28 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.