Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Demi Mengubah Ekonomi Keluarga, Wanita Asal Matim Ini Rela Tinggalkan Suami
HEADLINE

Demi Mengubah Ekonomi Keluarga, Wanita Asal Matim Ini Rela Tinggalkan Suami

By Redaksi18 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ibu Marta Ndang bersama teman-temanya sedang mendengarkan arahan dari Kabid Nakertrans Matim (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Tidak sedikit wanita di Manggarai Timur (Matim) mengadu nasib di luar negeri. Mereka rela meninggalkan keluarga di tanah air, merantau ke negeri orang lantaran himpitan ekonomi.

Bukan lagi dalam hitungan bulan. Para Tenaga Kerja Wanita (TKW) ini meninggalkan keluarga bertahun-tahun lamanya.

Keinginan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik harus dibayar mahal dengan hilangnya waktu bersama keluarga.

Meninggalkan suami menyerahkan tanggung jawab asuh anak ke sanak keluarga merupakan ‘kontrak kerja’ yang terpaksa harus ditandatangani dan dijalankan.

Salah satunya ialah Marta Ndang.  Wanita kelahiran Lait, 27 September 1974 asal Meni, Desa Golo Pari, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Matim itu rela meninggalkan suami dan anak-anaknya di tanah Manggarai demi mengubah ekonomi keluarganya. Berjuang demi keluarga nekad menjadi tenaga kerja ke luar negeri.

Ketika ditemui VoxNtt.com di Dinas Nakertrans Matim, Kamis (18/5/2017), wanita beranak tiga ini mengaku motivasinya menjadi TKW ke luar negeri cuma satu yaitu untuk memperbaiki keadaan keluarganya.

Dengan bermodalkan ijazah Sekolah Dasar (SD) yang minim pengalaman, dia tetap optimis mampu bekerja sesuai dengan tuntutan di mana ia bekerja nanti.

“Sulit sebenarnya untuk meninggalkan suami dan anak di rumah. Berat sekali rasanya. Apalagi ini kan pergi untuk dua tahun. Namun, apa mau dikata, ini jalan yang harus ditempuh. Demi mengubah kondisi ekonomi keluarga kami,” kata Marta dengan wajah ceriahnya.

Dikatakan Marta, dirinya jalan mendapat izin dari keluarga dan suaminya tercinta.

“Ia, saya pergi ini tentu atas kesepakatan dengan suami. Saya jalan seizin dia,” kata Marta.

Sementara Kabid Penempatan Tenaga Kerja Dinas Nakertrans Matim, Ino Lampur kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya mengatakan tenaga kerja ini diberangkatkan melalui perusahaan resmi yang memiliki izin dari dinas Nakertrans provinsi NTT dan kabupaten/kota.

“Kalau diberangkatkan melalui perusahaan resmi, kenyamanan mereka pasti terjamin. Mulai dari sini sampai di tempat tujuan dijamin aman. Mereka ini sebelum dikirim ke tempat tujuan, akan diberikan pelatihan di BLK masing-masing. Selama tiga nulan. Sehingga mereka punya keterampilan sampai di tempat kerja,” kata Ino. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleSawah Terkena Longsor, Warga Keot dan Ras Matim Terancam Kelaparan
Next Article Mabar Raih 9 Medali di Popda II NTT

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026

Proyek Hotmix Watu Cie-Deno Senilai Rp14 Miliar Diduga Gunakan Material Ilegal, Kontraktor dan Dinas PUPR Bungkam

28 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.