Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Aktivis Sebut Pengiriman TKW dari Matim Murni Perdagangan Manusia
Regional NTT

Aktivis Sebut Pengiriman TKW dari Matim Murni Perdagangan Manusia

By Redaksi22 Mei 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Edi Ejo, Ketua Formasmur
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Edi Ejo, aktivis muda di Borong menyebut pengiriman Tenaga Kerja Wanita (TKW) dari Kabupaten Manggarai Timur (Matim) murni perdagangan manusia atau human trafficking.

Edi Ejo saat ditemui VoxNtt.com, Minggu (21/5/2017) di Borong mengatakan pengiriman TKW untuk bekerja, baik dalam negeri maupun luar negeri murni perdagangan manusia.

“Itu murni perdagangan manusia. Hanya dengan berbagai modus untuk mengelabui masyarakat. Itu dengan cara mainkan melalui PT pencari tenaga kerja yang resmi. Banyak tenaga kerja yang sampai di tempat penampungan dan tidak dapat kerja,” kata Edi yang adalah pemilik salah satu LSM di kota Borong itu.

Dikatakan Edi, untuk meminimalisir hal itu pemerintah provinsi NTT dan kabupaten Matim harus segera mengevalusi perekrut tenaga kerja yang selama ini sudah beroperasi.

“Begitu banyak TKW asal NTT yang ditangkap di Jakarta atau di pelabuhan. Cepat atau lambat ada yg ditangkap dan masuk penjara, seperti yang sudah terjadi,” kata Edi.

Sebab itu, dia berharap kepada pihak yang berwajib, aparat kepolisian dari pusat sampai daerah harus menindak tegas para mafia TKI ini. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleJelang Ramadhan, Perum Bulog Ngada Lakukan Operasi Pasar
Next Article GMNI Kefamenanu Gelar Aksi Tolak Ormas Radikal

Related Posts

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
Terkini

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.