Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Jelang Ramadhan, Perum Bulog Ngada Lakukan Operasi Pasar
Ekbis

Jelang Ramadhan, Perum Bulog Ngada Lakukan Operasi Pasar

By Redaksi22 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Operasi Pasar (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Menjelang bulan suci ramadhan dan lebaran, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Subdrive Ngada melakukan operasi pasar.

Langkah tersebut diambil untuk menekan harga sembako yang kerap mengalami peningkatan jelang hari besar umat muslim itu.

‎Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Ngada, Hironimus Reba Watu pada rapat bidang perekonomian diaula Setda Ngada belum lama ini mengatakan, tujuan operasi pasar ini untuk menstabilkan harga barang di pasaran.

Selain itu juga untuk mencegah terjadinya penumpukan stok pangan atau sembako di gudang para pemilik usaha.

Hironimus mengatakan, penumpukan stok pangan ini perlu diwaspadai dan diawasi, sehingga tidak merugikan konsumen. Operasi juga dilakukan untuk menghindari lonjakan harga.

Dalam agenda rapat yang sama, Dinas pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan Ngada menyebutkan, saat ini stok pangan di daerah itu dalam kondisi aman.

Minggu ke 2 bulan ramadhan 2017. Surplus padi sebesar 31 ribu 87 ton dan surplus beras sebesar 30 ribu 5 ratus 9 ton.

Dikatakan untuk menjamin keamanan pangan dan sembako yang dikonsumsi masyarakat, Dinas Perindustrian dan Usaha Kecil Menengah mengatakan, mereka bekerja sama dengan Dinas Peridang Provinsi NTT untuk melakukan kegiatan pengawasan dan pemeriksaan barang dalam keadaan terbungkus yang dijual oleh pedagang.

Itu untuk memastikan keamanan dan kadaluwarsanya barang juga. Pengawasan ini dilakukan di seluruh toko di setiap kecamatan di Kabupaten Ngada.‎ (Arkadius Togo/VoN)‎

Ngada
Previous ArticleBongkar Pungli di Kantornya, Ini Harapan Dokter Vina
Next Article Aktivis Sebut Pengiriman TKW dari Matim Murni Perdagangan Manusia

Related Posts

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Ibu dan Anak di Aimere Ngada Jadi Korban Kekerasan

9 Juni 2026

Mantan Kabag Ops Polres Nagekeo Diduga Bawa Kabur Anak Usia 5 Tahun

28 Mei 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.