Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»BKH: Jangan Menyebar Fitnah dan kebencian di NTT
HEADLINE

BKH: Jangan Menyebar Fitnah dan kebencian di NTT

By Redaksi3 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Benny K Harman (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang,Vox-NTT- Video yang diunggah oleh akun facebook Wellem Kale III mengenai Pernyataan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI, Viktor Laskodat saat acara deklarasi dan pelantikan pengurus DPD II Nasdem di Aula Alfa Omega, Tarus, Kabupaten Kupang, Rabu (2/8/2017) menjadi viral di media sosial.

Dalam video itu, Viktor Laiskodat menyebut warga NTT harus memilih calon Gubernur dari partai Nasdem dan jangan memilih calon dari beberapa partai-partai besar yang mendukung ormas radikal. Empat partai yang disebutkan Viktor yakni, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKS dan PAN.

“Ada kelompok-kelompok ekstrimis yang mau bangun negara Khilafah. Khilafah itu tidak mau adanya NKRI. Celakanya, partai-partai pendukungnya ada di NTT. Partai pertama, Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN,” kata Viktor dalam video tersebut.

Menanggapi pernyataan itu, anggota DPR RI, sekaligus bakal calon Gubernur NTT Beny K. Harman Bersama pengurus pusat dan Pengurus DPD Partai Demokrat NTT langsung menggelar konferensi pers di Wisma Harapan Baik, Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang, Kamis (3/8/2017).Menentang keras pernyataan Viktor Laiskodat tersebut. “Pernyataan-pernyataan seperti itu sangat tidak pantas disampaikan di NTT yang memiliki rasa  toleransi yang tinggi. Saya menilai pernyataan ini ada muatan politik menjelang Pilgub NTT. Saya minta masyarakat NTT agar tidak terprovokasi dengan pernyataan ini,” ujar BKH.

Menurut BKH, pernyataan itu merupakan penzoliman dan fitnah terhadap tokoh-tokoh politik dari partai Demokrat di NTT dan Partai  Demokrat sendiri yang Nasionalis Religius.

Pada kesempatan itu juga Wasekjen DPP Partai Demokrat, Rachland Sidhik mengemukakan tuduhan itu merupakan upaya sistematis partai lain untuk menghancurkan Partai Demokrat di NTT dan Partai Demokrat nasional pada umumnya.

“Ini upaya mereka yang membenci Partai Demokrat untuk menjauhkan masyarakat NTT dari Demokrat,” tegas Rachland.

Ketua DPP Partai Demokrat, Kastorius Sinaga menambahkan, Demokrat dari tingkat nasional hingga daerah selalu mendukung setiap ikhtiar pemerintah untuk menutup pintu terhadap tumbuh kembangnya ormas radikal di masyatakat yang secara tegas menolak ideologi Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan anti kebhinekaan.

Sinaga berharap, masyarakat NTT untuk tetap tenang menjaga perdamaian dan keharmonisan dengan tidak terprovokasi oleh pernyataan politik dari tokoh tertentu yang hendak mengganggu keharmonisan masyarakat NTT.(HJ/VoN).

Kota Kupang
Previous ArticlePolemik Proyek Tembok Penahan di Compang Dalo Mencuat Dalam Paripurna DPRD Manggarai
Next Article Meski Tak Didukung Pemda, Persebata Meraih Hasil Positif

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026

Suami Korban Dugaan KDRT di Nagekeo Pilih Berdamai dengan Istri setelah Diancam Video

29 Juni 2026

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.