Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Pecat Guru Sepihak, Kepala SDK Pesi Diminta Hati-Hati
VOX GURU

Pecat Guru Sepihak, Kepala SDK Pesi Diminta Hati-Hati

By Redaksi9 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis PK Matim, Frederika Soch (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kepala Sekolah Dasar Katolik (SDK) Pesi Kecamatan Poco Ranaka, Belasius Edon diduga telah melakukan pemecatan secara sepihak terhadap dua orang guru komite di sekolahnya.

Keduanya masing-masing, Paulus Karman, S.Pd dan Inosensia Sartini Daum. Paulus sudah empat tahun mengabdi di SDK Pesi, sedangkan Inosensia dua tahun.

Paulus dan Inosensia dipecat sepihak oleh Kepsek Belasius pada awal tahun pelajaran 2017/2018.

Berdasarkan surat pengaduan orangtua murid itu, kata Benediktus, ditandatangani oleh Tua Teno (tua adat) Pesi, Emanuel Sykur dan Tua Golo (tua adat), Theodorus Abur.

Dalam surat itu orangtua murid menegaskan, Kepsek Belasius adalah pemimpin yang pilih kasih karena memecat guru yang sudah lama mengabdi.  Kepsek Belasius malah menerima guru baru yang adalah keluarganya sendiri.

Selain itu, orangtua murid juga mempersoalkan keputusan Kepsek Belasius karena dinilai telah mencabut hak seorang guru yang dibiayai dan Bosda. Sementara dia sebagai PNS yang merangkap tugas sebagai BPD tidak pernah dipersoalkan orangtua murid.

Baca: Dua Guru SDK Pesi Dipecat Sepihak, Masyarakat Mengadu ke Pemkab Matim

Menanggapi pengaduan itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur (Matim) Frederika Soch saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Jumat (9/9/2017) mengatakan pihaknya sudah memanggil Kepsek Belasius untuk menghadap.

“Dia sudah menghadap. Saya minta dia hati-hati memecat guru. apalagi mereka itu sudah lama mengabdi,” ujar Kadis Frederika.

Dia mengaku kedua guru yang sudah dipecat tersebut bisa mengajar lagi.

“Sekarang masih menunggu, karena masih atur jam mengajar dulu. Keduanya bisa mengajar lagi nanti,” kata Kadis Frederika. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleRibuan Masyarakat Labuan Bajo Semarakan Jalan Sehat Telkomsel 4G
Next Article PSI Belu Gunakan Cara Baru Rekrut Caleg

Related Posts

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.