Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»GMNI Kupang: NTT Butuh Figur Bersih dan Konsisten
HEADLINE

GMNI Kupang: NTT Butuh Figur Bersih dan Konsisten

By Redaksi13 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPC GmnI Kupang, Leonardus Liwun
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Kupang menanggapi fenomena semarak kampanye bakal calon Gubernur NTT yang semakin menggeliat sekarang ini.

Adapun nama-nama yang kini beredar adalah Esthon Foenay, Benny K Harman, Ibrahim A Medah, Adinda Leburaya, Jacky Uly, Melky Laka Lena, Ray Fernandes dan Daniel Tagu Dedo.

Belakangan nama Marianus Sae, bupati Ngada juga digadang-gadang maju dalam perhelatan pilgub NTT 2018 mendatang.

Namun dari semua nama yang kini beredar, belum ada pasangan calon yang sudah resmi didukung oleh koalisi partai politik.

“Saat ini adalah masa-masa para bakal calon berusaha menaikan popularitas dan elektablitasnya agar didukung partai politik” kata Leonardus kepada VoxNtt.com, Rabu (13/09/2017) di Sekretariat GMNI Kupang, Kota Kupang.

Menurut Leo, popularitas dan elektabilitas memang diperlukan untuk memenangkan pertarungan politik, namun yang dibutuhkan rakyat NTT saat ini bukan hanya kedua unsur itu.

“Saat ini NTT butuh figur yang bersih dan konsisten membangun NTT. Yang populer itu banyak, tapi apakah dengan populer saja bisa mengatasi kemiskinan, rendahnya SDM dan berbagai persoalan kemanusiaan di NTT?” tegas pria kelahiran Flores Timur ini.

Karena itu, dia berharap agar partai politik di NTT bisa mengusung figur yang berani, bersih, konsisten dan peka terhadap masalah kemanusiaan.

“Jika memang parpol itu punya niat untuk bonum commune maka figur seperti ini yang harus didukung bukan karena politik transaksional semata” tegasnya. (Andre/VoN).

https://www.youtube.com/watch?v=kEhPPhwa4_Y&t=10s

Kota Kupang
Previous ArticlePOL PP Mabar Sita Ratusan Liter BBM
Next Article Demokrat Paling Maju dalam Membangun Integritas versi KPK

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026

Suami Korban Dugaan KDRT di Nagekeo Pilih Berdamai dengan Istri setelah Diancam Video

29 Juni 2026

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.