Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»16 Hektare Lahan di Kota Komba Terbakar
HEADLINE

16 Hektare Lahan di Kota Komba Terbakar

By Redaksi21 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lokasi Kebakaran di Teleng Desa Gunung, Kec. Kota Komba (Foto : Babinsa Kota Komba)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Si jago merah melahap kurang lebih sebanyak 16 hektare lahan di Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) pada Kamis, 21 September 2017.

Api tersebut diduga bersumber dari pembakaran kebun petani yang sejak dua hari lalu masih aktif.

Babinsa yang bertugas di Kecamatan Kota Komba, Serma Subandi dan Serma Leonardus Niki pun berhasil memadamkan api yang melahap 16 hektare lahan kosong itu. Mereka dibantu warga sekitar.

Subandi dan Leonardus menduga titik api bersumber dari pembakaran kebun petani sejak dua hari yang lalu. Sampai Kamis, masih ada sisa api yang masih aktif sehingga meramba ke 16 hektare lahan warga.

Keduanya mengatakan api tersebar dengan cepat di empat titik, masing- masing luas kebakaran mencapai 4 hektare. Dari empat titik api ini, total kebakaran mencapai 16 hektar. Api juga merambat sampai daerah Kalang Magit, lokasi tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Matim.

“Beruntung tidak ada kerugian harta benda dari kebakaran itu, karena medan kebakaran adalah hamparan kosong,” jelas Subandi melalui pesan WhatsApp, Kamis sore.

Subandi mengaku, sebelum api berhasil dipadamkan mereka mencari titik api yang masih aktif.

Setelah melihat titik api, mereka kemudian melakukan pemadaman untuk mencegah merambat ke lokasi lain.

Kepala Desa Gunung, Thobias Dima saat dihubungi media ini melalui telepon selulernya menghimbau kepada masyarakat agar jangan sembarangan membuang puntung rokok yang masih aktif.

Dia juga menghimbau agar tidak melakukan tindakan lain yang berpotensi terjadinya kebakaran.

Selain itu dia meminta agar aparat desa melalui Linmas segera melakukan patroli rutin di seputar Desa Gunung. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleKor Sakeng, Dedikasikan Hidup Bagi Buruh Migran
Next Article Polres Mabar Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Jimi Ketua

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.