Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»PMKRI Ruteng: Waspadai “Virus Sakit” Terduga Korupsi
Regional NTT

PMKRI Ruteng: Waspadai “Virus Sakit” Terduga Korupsi

By Redaksi22 Oktober 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Ketua PMKRI Cabang Ruteng, Patrisius Upartus Agat meminta aparat penegak hukum di Manggarai untuk mulai waspada dengan alasan ‘virus sakit’ yang sekarang semacam menjadi trend di kalangan terduga kasus korupsi.

Pasalnya, saat ini alasan sakit sudah dipakai sebagai strategi untuk menghindar atau sekurang-kurangnya mengulur-ulur proses penegakan hukum kasus korupsi.

“Jangan sampai muncul persepsi masyarakat bahwa ada kasus Setya Novanto versi Manggarai,” ujarnya melalui pesan singkat, Rabu (18/10/2017).

Jika ditemukan hal seperti itu, lanjut Agat, penegak hukum harus melakukan pemeriksaan pembanding, guna memastikan apakah yang bersangkutan benar-benar sakit atau tidak.

Selain itu, dia juga mengingatkan penegak hukum untuk selalu mengawasi terduga korupsi yang berobat atau dirawat di luar daerah.

Hal ini menurutnya penting supaya kesempatan mendapatkan perawatan medis tersebut betul-betul digunakan sebagaimana mestinya, bukan untuk tujuan lain apalagi kabur.

Kontributor: Ano Parman
Editor: Irvan Kurniawan

Manggarai
Previous ArticleSecurity BNI Tewas di Ruang Sattahti Polres TTU
Next Article Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Desa Kakor Terus Dikawal

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.