Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Singkirkan Widya Bhakti, SMA St. Klaus Kuwu Lolos ke Final
Regional NTT

Singkirkan Widya Bhakti, SMA St. Klaus Kuwu Lolos ke Final

By Redaksi9 November 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kesebelasan SMA St. Klaus Kuwu
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- SMA St. Klaus Kuwu berhasil meraih tiket ke final setelah menyingkirkan SMA Widya Bhakti di babak semifinal pada piala pemuda U-19 di Stadion Golo Dukal-Ruteng, Kabupaten Mangggarai, Kamis (09/11/2017).

Pertandingan cukup panas, karena SMA St. Klaus Kuwu hanya menang lewat drama adu penalti dengan skor 3-1.

Di awal-awal babak pertama, penguasaan bola kedua tim sama-sama mendominasi.

Jual beli serangan antara keduanya cukup memberikan daya tarik tersendiri dalam laga semifinal kali ini.

Pertahanan SMA Widya Bhakti yang tampil begitu apik cukup merepotkan perjuangan pemain depan SMA St. Klaus.

Tak hanya itu, babak pertama juga menunjukkan aksi gemilang penjaga gawang SMA Widya Bhakti.

Beberapa tembakan yang menyasar ke gawangnya berhasil dimentahkan.

Gol pun tercipta di pertengahan babak pertama. Setelah bermain umpan satu dua dan lolos dari jebakam offside, Patrisius Meko striker SMA Widya Bhakti berhasil menjebol gawang SMA St. Klaus.

Skor berubah menjadi 1-0 setelah pemain bernomor punggung 10 itu berhasil menaklukan gawang lawan dengan sundulan kakinya.

Jual beli serangan kini terjadi semakin menarik, namun sampai turun minum skor tetap tak berubah.

Pertandingan dilanjutkan ke babak kedua. Para pemain SMA St. Klaus yang tertinggal satu gol, langsung tancap gas.

Semangat memburu gol balasan, memaksa pemain SMA Widya Bhakti terkungkung dalam tekanan.

Serangan bertubi-tubi dilancarkan ke gawang SMA Widya Bhakti, sayangnya tak satu pun berbuah gol.

Pertahanan yang apik dan penampilan gemilang penjaga gawang SMA Widya Bhakti, cukup membuat mereka frustasi.

Perjuangan anak asuhan pa Lian dan pa Lan, dua guru penjaskes SMA St. Klaus itu akhirnya berbuntut sukses.

Di pengujung babak kedua, mereka mampu menyamakan kedudukan.

Setelah mendapat hadiah tendangan bebas, pemain sayap kanan SMA St. Klaus, Ardi Nardi yang memakai kostum bernomor punggung 11 sukses menyarangkan bola ke pojok kiri gawang. Skor berubah menjadi 1-1.

Sampai akhir babak kedua, tak ada lagi gol yang tercipta. Pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.

Kesempatan ini tak disia-siakan oleh pemain SMA St. Klaus Kuwu. Sehingga mereka sukses membungkam tim jagoan dari Kecamatan Langke Rembong itu dengan skor telak 3-1.

Mereka akhirnya lolos ke babak final untuk berhadapan dengan SMA Negeri 2 Purang yang lebih dulu lolos pada Minggu, 12 Januari  2017.

SMA Negeri 2 Purang sebelumnya lolos ke final setelah menaklukan SMA Budi Dharma Cancar.

Tendangan Penalti:

SMA St. Klaus : penendang- 1 (sukses), 2 (gagal), 3 (sukses), 4 (gagal), 5 (sukses).

SMA Widiya Bhakti : penendang- 1 (gagal), 2 (sukses), 3 (gagal), 4 (gagal)

 

Kontributor: Servas Jemorang

Editor: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleMenyoal Tanah Lehong, Tokoh Adat Gendang Ara Sambangi DPRD Matim
Next Article Kapolres Ende: Dugaan Gratifikasi Belum Ada Bukti Baru

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.