Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kasat Pol PP Minta Maaf
Regional NTT

Kasat Pol PP Minta Maaf

By Redaksi14 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasat Pol PP Kab. Belu, Niko Umbu. (Foto: Marcel Manek)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Belu, Niko Umbu menyesalkan perbuatan oknum anggotanya yang menganiaya dua Jaksa pada Kejaksaan Negeri Belu pekan kemarin.

Terhadap peristiwa itu, sebagai pimpinan, dirinya menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada korban.

Umbu mengatakan, masalah ini sudah diserahkan sepenuhnya ke penegak hukum. Dan biarkan apparat penegak hukum memrosesnya.

Karena para pelaku adalah ASN, maka akan diproses juga atas pelanggaran disiplin ASN sudah oleh Bupati. Dan semuanya sudah dilimpahkan kepada Bupati Belu, sebagai Pembina ASN.

“Proses Hukum di Kepolisian kita hargai dan biarkan proses itu berjalan. Sementara karena para pelaku ini ada juga yang ASN, maka seperti apa keputusan Pak Bupati nanti, sebagai bawahan saya siap terima,” ungkapnya.

Baca: Mabuk, Anggota Sat Pol PP Aniaya Jaksa

Ditemui di sela-sela kegiatan pembukaan sidang III DPRD Belu, Senin (13/11/2017), Umbu menyampaikan kekesalannya yang sangat mendalam terkait ulah oknum anggotanya.

“Sangat disayangkan. Mestinya mereka menjadi pengayom dan menjaga keamanan karena masih menggunakan seragam. Tapi tindakan mereka sungguh memalukan. Karena itu saya mohon maaf atas perbuatan yang sangat tidak menyenangkan ini,” ujarnya.

Ditanya soal model pembinaan pasca kejadian, dirinya menyatakan, selama ini upaya pembinaam mental kita lakukan secara rutin, tapi apa yang terjadi merupakan kelalaiam oknum tertentu yang telah mencoreng satuan yang dipimpinnya.

Soal proses penegakan disiplin ASN, dia mengatakan, sepenuhnya menyerahkan kepada Bupati Belu. Seperti apa keputusan yang diambil, sebagai bawahan, dirinya siap menerima konsekwensi.

Untuk diketahui, pada pekan kemarin, beberapa anggota Sat. Pol PP yang hadir pada acara sambut baru di Kelurahan Fatubanao, melakukan tindakan penganiayaan kepada Jaksa Charles Hutabarat dan David Manulang Atas kejadian itu, saat ini Polres Belu sudah menetapkan FK dan DAAK sebagai tersangka.

Untuk kepentingan penyidikan, kedua tersangka saat ini sudah diamankan di tahanan Polres Belu.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Boni Jehadin

Belu
Previous ArticleSejumlah Puskesmas di  TTU Kekosongan dokter
Next Article 113 Raider Berlaga di Atambua International Motorcross

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.