Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»GMNI Manggarai Sebut Setnov Tindas Masyarakat Kecil
NTT NEWS

GMNI Manggarai Sebut Setnov Tindas Masyarakat Kecil

By Redaksi16 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Setya Novanto, Ketua DPR RI (Foto: Indowarta.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai menyebut, Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) melakukan penindasan masyarakat kecil, jika benar telah terbukti korupsi dalam proyek e-KTP.

Wakil Sekretaris GMNI Cabang Manggarai, Edy Dahal menyatakan, sangat mendukung upaya KPK menetapkan Setnov sebagai tersangka.

Menurut Edy, penuntasan kasus ini sangatlah penting agar publik segera mengetahui, apakah politisi Golkar itu terbukti melakukan penindasan masyarakat kecil dengan ikut terlibat dalam pusaran korupsi e-KTP atau tidak.

“Kami sangat dukung, karena apa yang dilakukan oleh tersangka sama hal menindas rakyat dengan melakukan penggelapan atau korupsi dana e-KTP. Karena itu, siapa pun orang di republik ini, ketika melakukan tindakan korupsi dan ditetapkan sebagai tersangka harus dihukum sesuai aturan yang berlaku. Atas penyelewengan uang negara itu, kami pasti mendukung upaya KPK itu,” tukas dia melalui pesan WhatsApp, Kamis (16/11/2017).

Edy menambahkan, dukungan kepada KPK tersebut sebagai bentuk keresahan masyarakat atas berbagai tindakan mafia yang dilakukan pejabat di negeri ini.

Dalam konteks ini, jelas dia, mafia yang dimaksudkan tentu berkaitan dengan skandal korupsi proyek e-KTP.

“Pada intinya, secara organisatoris, kami sangat mendukung upaya KPK menangkap tersangka e-KTP itu,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun, Ketua DPR Setya Novanto seakan menghilang sejak semalam, saat KPK menggeledah rumahnya. Terakhir terlihat, Novanto ada di DPR.
Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticlePanwaslu Manggarai Diduga Disusupi ‘Orang Parpol’
Next Article Ada Fraksi DPRD Matim yang Absen, Sidang Paripurna Berlangsung Alot Hingga Diskors

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.