Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Dua Rumah Warga di Golo Ndari Matim Nyaris Terbawa Longsor
NTT NEWS

Dua Rumah Warga di Golo Ndari Matim Nyaris Terbawa Longsor

By Redaksi28 November 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi Rumah Warga yang Terancam Longsor (Kades Golo Ndari)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Hujan deras yang terus mengguyur beberapa pekan terakhir mengakibatkan dua rumah warga di desa Golo Ndari, kecamatan Poco Ranaka nyaris terbawa longsor.

Kepala desa Golo Ndari, Siprianus Sanar kepada VoxNtt, di Borong, Selasa (27/11/2017) mengatakan dua rumah milik warga desa Golo Ndari tersebut atas nama Primus Madas dan Gregorius Gelo.

Kata dia, untuk sementara waktu, pemilik dua rumah itu nginap di keluarga yang kondisi rumahnya aman.

“Kalau tetap menetap di situ, mereka takut akan ada longsor susulan. Terpaksa untuk sementara waktu mereka istirahat di rumah keluarga. Apalagi saat ini hujan turun setiap hari. Mereka selalu khawatir akan ada longsor susulan dan membawa rumah mereka,” ungkapnya.

Pihaknya pun berharap kepada Pemda Matim untuk memperhatikan kondisi kedua rumah warga di desa Golo Ndari itu.

Sementara itu, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Matim, Anton Dergong saat dikonfirmasi VoxNttt, Selasa (27/11/2017) meminta pemerintah desa Golo Ndari agar segera membuat laporan resmi terkait bencana itu kepada Bupati Matim dan tembusan kepada BPBD dan Dinsos Manggarai Timur.

“Buat laporan itu. Lampirkan dengan foto. Pas sekarang lagi pembahasan APBD 2018,” kata kepala BPBD itu.

Penulis: Taris Nansi

Editor: Irvan K

Manggarai Timur
Previous ArticleTawuran Mahasiswa Undana Diduga Bermula dari ‘Jual Bubur Kacang’
Next Article Enam Alasan Warga Adukan Kades Alkani Belu

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.