Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»KPA Ende Gelar Tes HIV Pekerja Pub
KESEHATAN

KPA Ende Gelar Tes HIV Pekerja Pub

By Redaksi7 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petugas KPA Ende sedang menjalani tes HIV bagi pekerja salah satu Pub atau tempat hiburan malam di Ende (Foto: Doc. KPA Ende)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Sejumlah kegiatan dilakukan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Ende dalam memperingati hari AIDS sedunia. Selain kegiatan kampanye dengan membagi-bagi stiker dan leaflet pencegahan stigma, KPA Ende kembali melakukan tes HIV bagi wanita pekerja di Pub atau tempat karaoke.

Melalui program mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT), pihak KPA melakukan tes pada empat tempat hiburan malam yang berbeda.

Pengelola Program KPA Ende, Valen A. Raki mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Selain itu, adalah program KPA Ende untuk mengidentifikasi kasus penyakit menular tersebut.

“Ya, ada empat tempat (Pub, red) yang kita sudah tes HIV. Sekarang kita sedang periksa di Solvide dan rencananya kita akan cek di tempat hiburan Kampung Artis,”katanya terpisah, Kamis sore.

Valen menjelaskan, hasil tes tetap menggunakan sistem konseling. Jika hasil positif, maka akan diarahkan ke klinik utama VCT Rumah Sakit Ende dengan menggunakan tiga alat pemeriksaan.

“Kalau hasilnya negatif nanti sekira enam bulan kedepan kita lakukan penawaran tes lagi. Kalau positif tetap pakai konseling karena ada positif palsu,”jelas Valen.

“Kemarin sebelumnya mobile VCT untuk komunitas pekerja seks dan para waria. Kami sudah lakukan pemeriksaan,”tambah Valen.

Ia mengucapkan apresiasi terhadap pemilik usaha tempat hiburan tersebut, karena sudah bekerja sama dengan pihak KPA. Pihaknya berharap kerja sama tersebut tetap terjalin agar kesehatan bagi pekerja dunia malam terus terjaga.

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Previous ArticlePilkada Ende, Panwaslu Petakan Daerah Rawan Pelanggaran
Next Article 30% Mahasiswa Unimor Tak Paham HIV/AIDS

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

NasDem Peduli, Tetap Membantu Meski Ikut Terdampak

16 Agustus 2026

158 Rumah di Kecamatan Welak Rusak Berat Akibat Gempa

15 Agustus 2026

Pengungsi Mandiri di Pesisir Utara Nagekeo Terlantar, Kekurangan Air dan Logistik

15 Agustus 2026

Keuskupan Ruteng Imbau Misa Minggu Digelar di Tempat Aman Pascagempa

15 Agustus 2026

Pemprov NTT Fokus Evakuasi dan Selamatkan Korban Gempa Flores

15 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.