Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Mendikbud Undang PENA NTT untuk Bahas Masalah Pendidikan di NTT
HEADLINE

Mendikbud Undang PENA NTT untuk Bahas Masalah Pendidikan di NTT

By Redaksi8 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Perwakilan Kemendikbud saat pertemuan dengan PENA NTT di Bali, Kamis (07/12/2017) malam. (Foto: GN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Denpasar, Vox NTT – Mediasi yang dilakukan oleh beberapa staf Kemendikbud terkait kisruh dan tuntutan yang dilakukan oleh PENA NTT di Bali, Kamis (7/12/2017) malam kemarin di Center Point, Renon Denpasar, akhirnya sampai di telinga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy.

Muhadjir pun mengundang PENA NTT ke Jakarta, untuk berdialog langsung dengannya, tidak saja untuk mengklarifikasi pernyataan yang memicu kegaduhan beberapa hari terakhir, namun juga untuk membahas masalah pendidikan di NTT.

“Bisa gak PENA NTT atau perwakilannya dari Denpasar ketemu saya di Jakarta?” tanya Muhadjir, saat berkomunikasi melalui saluran telepon dengan Sekretaris PENA NTT, Apollonaris Daton, di Denpasar, Jumat (8/12/2017).

Undangan Mendikbud ini, langsung direspon Apollo bersama jurnalis lainnya yang tergabung dalam PENA NTT, yang kebetulan sedang menggelar rapat evaluasi terkait pertemuan dengan tim Kemendikbud yang berakhir deadlock semalam.

Baca: Tidak Tunjukan Rekaman, Pertemuan PENA NTT dan Kemendikbud Buntu

Menurut Ketua PENA NTT, Emanuel Dewata Oja, undangan Mendikbud ini penting untuk direspon.

Selain untuk menyudahi kegaduhan selama beberapa hari terakhir, pertemuan langsung dengan Mendikbud diharapkan menjadi momentum untuk membahas masalah pendidikan di NTT secara menyeluruh.

“Kita perlu merespon undangan ini secara positif. Kegaduhan soal statemen Pak Menteri, harus diakhiri oleh Pak Menteri sendiri. Namun lebih dari itu, pertemuan dengan Pak Menteri tentu penting dalam rangka membahas masalah pendidikan di NTT,” tandas Emanuel.

Hanya saja, menurut dia, pertemuan dengan Mendikbud tersebut baru dapat dilakukan setelah pertemuan lanjutan dengan tim Kemendikbud, pada Selasa (12/12/2017) mendatang.

“Undangan Pak Menteri itu penting direspon, tetapi jauh lebih penting adalah tuntutan PENA NTT terkait rekaman dan transkrip utuh pernyataan Mendikbud, sebagaimana dijanjikan tim Kemendikbud. Setelah itu clear, baru kita bertemu Mendikbud,” tegas Emanuel.

Sementara Ambros Boli Berani, salah satu anggota PENA NTT, menyampaikan, pertemuan antara PENA NTT dengan Tim Kemendikbud semalam berakhir deadlock.

Salah satu tuntutan PENA NTT dalam pertemuan tersebut adalah, tim Kemendikbud harus membuka rekaman dan transkrip utuh statemen Mendikbud, yang diklaim tim Kemendikbud berbeda dengan kutipan dalam berita yang ditulis wartawan Jawa Pos pada tanggal 4 Desember 2017. (Vir/VoN)

 

 

Previous ArticleAhang Sebut Yohan Boa Cari Muka Demi Proyek
Next Article PMKRI Desak Pemkab Matim Segera Perbaiki TPT Jembatan Wae Laing

Related Posts

Astra Tandang Apresiasi Political Will Pemerintah dan DPR Sahkan RUU PPRT

22 April 2026

Benny Harman Dorong Pembentukan Lembaga Independen Pengelolaan Hasil Perampasan Aset

7 April 2026

Benny Harman: Kasus Penyiraman Andrie Yunus Bukan Pidana Biasa

5 April 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.