Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tekan Angka Lakalantas, Polres Ngada Turun ke Sekolah- Sekolah
Regional NTT

Tekan Angka Lakalantas, Polres Ngada Turun ke Sekolah- Sekolah

By Redaksi16 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasat Lantas Polres Ngada, AKP Sudirman bersama Kanit Dikyasa Aipda Khaeruddin saat memberikan penyuluhan kepada siswa-siswa di SMAK PGRI Bajawa, Selasa (16/01/2018)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Satuan Lalu Lintas Polres Ngada turun ke sekolah-sekolah di Kabupaten itu dan Negekeo.

Mereka ke sekolah-sekolah untuk mengimbau para siswa agar tertib berlalulintas dan tidak memasang knalpot racing saat mengendarai sepeda motor.

“Untuk menekan angka lakalantas di tahun 2018, kita turun di sekolah-sekolah. Kali ini kita ke sekolah-sekolah di Kabupaten Ngada, yakni STM Sanjaya Bajawa, SMAK Regina Pacis dan SMAK PGRI Bajawa. Nanti setelah itu kita baru ke Nagekeo,” kata Kasat Lantas Polres Ngada AKP Sudirman melalui Kanit Dikyasa Aipda Khaeruddin, Selasa (16/01/2018).

Kasat Lantas AKP Sudirman bersama Kanit Dikyasa Aipda Khaeruddin memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi dalam Kota Bajawa agar menaati rambu lalu lintas dan wajib menggunakan helm bagi pengendara dan penumpang sepeda motor.

Selain itu, penyuluhan itu dilakukan untuk menanamkan budaya tertib berlalulintas sejak dini dan menjadi polisi bagi diri sendiri.

Khaeruddin berharap, melalui penyuluhan di sekolah dapat meningkatkan keselamatan dan berlalulintas dengan baik dan benar sesuai aturan yang berlaku.

“Di tahun 2017 yang lalu sekitar 50 persen lakalantas adalah remaja produktif yang berstatus pelajar, ini sebagai potret masih rendahnya disiplin lalulintas di kalangan remaja,” katanya.

‎Selama ini menurut Khaeruddin, banyak pelanggaran yang dilakukan para pelajar. Itu antara lain; tidak memakai helm, berbonceng lebih dari dua, dan berkendaraan menggunakan knalpot racing.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleKejari TTS Baru Terima Data Penyelewangan Sebesar 8 M dari Total 24 M
Next Article Biskuit MP-ASI Ditempeli Stiker Partai NasDem Beredar di Pustu Melo Mabar

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Pemkab Manggarai Pastikan Kesehatan Peserta MPA PMKRI

18 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.