Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»HL, ODGJ Asal Borong Akhirnya Dirawat
HEADLINE

HL, ODGJ Asal Borong Akhirnya Dirawat

By Redaksi17 Januari 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
HL, ODGJ asal Kampung Wolokolo, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Kehadiran puluhan awak media dan utusan dari Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Elisabet di gubuk HL pada Rabu, 16 Januari 2017 sekitar pukul 11.30 Wita, sempat menyita perhatian warga sekitar.

Kurang lebih ratusan warga dan anak-anak sekolah turut menonton saat para awak media dan utusan dari LKS Elisabet melangkah pelan menuju gubuk orang dengan ganggun jiwa (ODGJ) asal Kampung Wolokolo, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) itu.

Selama dua tahun terakhir, di dalam gubuk panggung berukuran kurang lebih 3×4 meter yang letaknya tak jauh dari rumah saudaranya, pria berumur 36 tahun itu dipasung oleh pihak keluarga.

Kendati dipasung dan tidur sendirian di dalam gubuk, kebutuhan dasar HL tetap disediakan pihak keluarga, termasuk merawatnya.

Pihak keluarga dengan setia menyiapkan makanan dan minuman, termasuk jika sesekali ia meminta rokok.

Di siang hari, ia dirawat dan dijaga ibundanya. Pihak keluarga sengaja membuat satu los kecil dan menyiapkan satu tempat tidur untuk ibunda HL beristirahat siang.

Baca Juga: Dia Butuh Iba Pemkab Matim

Menurut pengakuan keluarga, HL menderita gangguan kejiwaan sudah berlangsung selama 17 tahun. Namun pada tahun 2015 lalu baru dipasung lantaran dia sering meresahkan warga sekitar dan kerap kali menelanjangi dirinya di depan umum.

HL sendiri menderita gangguan kejiwaan pasca dirinya pulang merantau dari Negara Malaysia. Di Negeri Jiran itu, dia bekerja sebagai buruh selama 8 tahun.

Setelah beberapa saat melakukan persiapan, pihak keluarga kemudian membongkar pasung HL dan selanjutnya diantar menuju mobil Avansa bernomor polisi B 1768 KRY. Mobil itu milik LKS Elisabet.

Pengelola LKS Elisabet, Marna Babut mengatakan pihaknya datang untuk membawa HL ke Klinik dan Panti Renceng Mose di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai.

Panti ini merupakan tempat rehabilitasi yang melayani perawatan, pelatihan, pendampingan dan dukungan bagi ODGJ.

Menurut Marna, gerakannya itu untuk melanjutkan program bebas pasung 2019 dari Kementrian Sosial RI.

“Untuk wilayah Borong ini, kami sudah bawa ke Renceng Mose sebanyak tiga pasien. Satu orang sudah pulang karena sembuh. Biasanya target pemulihan tiga sampai empat bulan,” kata Marna.

Sementara keluarga HL, Philipus Anggi kepada sejumlah awak media mengatakan pihaknya sangat bersyukur atas kehadiran para wartawan dan LKS Elisabet.

Dia berharap agar saudaranya itu bisa mendapatkan kesembuhan saat dirawat di Panti Renceng Mose.

“Saya ucapkan terima kasih kepada bapak-ibu yang sudah berusaha mau mengantarkan saudara kami ke Ruteng untuk diobati. Kami tidak bisa membalas budi baik bapak-ibu selain terima kasih. Mudah-mudahan anak kami ini bisa kembali sembuh, meskipun itu hanya ada di tangan Tuhan. Itu rahasia Tuhan,” kata Philipus berharap.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleKasus Gigitan Anjing di Nagekeo Meningkat
Next Article 13 Warga Aeramo Diduga Digigit Anjing Rabies

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.