Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Irigasi di Wae Lekot Ambruk, Ini Kata Kepala BPBD Matim
Regional NTT

Irigasi di Wae Lekot Ambruk, Ini Kata Kepala BPBD Matim

By Redaksi17 Januari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala BPBD Matim, Anton Dergong (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Longsor di Wae Lekot, Desa Benteng Raja, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) pada 6 Januari 2018 lalu, telah mengakibatkan ambruknya saluran irigasi persawahan Kembo Loba dan hanyutnya tanaman kopi di lokasi tersebut.

Kepala BPBD Matim Anton Dergong mengaku sudah mendapatkan informasi terkait adanya bencana itu.

“Informasi lisan sudah kami terima. Berdasarkan itu kami turunkan staf untuk meninjau langsung bencana longsor yang mengakibatkan putusnya saluran irigasi Wae Lekot persawahan Kembo dan Loba, serta hanyutnya tanaman kopi dan lainnya,” kata Dergong.saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Rabu (17/01/2018)

Dia meminta kepala desa setempat segera melaporkan kejadian bencana tersebut secara tertulis. Laporan dilampirkan dengan foto lokasi longsor dan kerusakannya.

Baca: Longsor di Wae Lekot Korbankan Para Petani

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleHutan Mangrove Sudah Punah, Kota Borong Terancam Jadi Langganan Banjir
Next Article Warga Keluhkan Fasilitas Toilet di Pasar Patulando Ende

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.