Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Format Minta Bupati Tote Peka Terhadap Kisruh Guru THL
VOX GURU

Format Minta Bupati Tote Peka Terhadap Kisruh Guru THL

By Redaksi11 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pankrius Purnama, Koordinator Format (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Forum Pemuda Manggarai Timur (Format) meminta Bupati Manggarai Timur, Yosep Tote segera mengambil sikap terkait  kisruh insentif guru THL yang disetarakan dengan guru Bosda.

Pasalnya, hingga kini kisruh penurunan gaji guru THL oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur, Frederika Soch itu masih berlanjut.

Sebelumnnya, para guru THL ini diberi honor Rp 1.250.000 setiap bulannya. Kini, mereka diberi upah sama dengan guru Bosda yakni sebesar Rp 700.000 per bulannya.

“Bupati Tote harus ambil sikap terkait persoalan insentif guru THL dan Bosda di Matim. Bupati mesti responsif dan peka untuk soal ini. Jangan diam saja seolah-olah membiarkan daerah ini ribut terus. Bupati harus segera ambil sikap tegas,” tegas Koordinator Format, Pankrius Purnama kepada VoxNtt.com di Borong, Rabu (11/04/2018).

Menurut Pankrius, Kadis PK Manggarai Timur sudah menyalahi Perda APBD dalam kebijakan penurunan gaji guru THL tersebut. Hal itu juga telah ditegaskan Komisi C DPRD Manggarai Timur.

Baca: DPRD: Copot Kadis PK Matim dari Jabatannya

“Jangan pelihara Kadis yang seperti ini,” tegas Pankrius.

Format sendiri, kata dia, sangat mendukung langkah Komisi C DPRD Manggarai Timur yang  merekomendasikan untuk mencopot Kadis PK Matim karena dinilai sudah menyalahigunakan wewenang.

“Angggaran untuk THL ini kan sudah dianggarkan dan di-Perda-kan. Kadis memotong itu di tengah tahun berjalan. Tentu ini menyalahi regulasi. Pertanyaan saya, ke mana anggaran yang sudah dianggarkan itu?” ujar Pankrius.

Baca Juga: Format Desak DPRD Panggil Kadis Nakertrans Matim

Tak hanya meminta Bupati Tote peka, dia juga mendesak DPRD Manggarai Timur segera mengambil sikap tegas terhadap kebijakan Kadis PK Matim tersebut.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleDinas Perikanan Flotim Akan Periksa Nelayan di Ile Padung
Next Article Rumah Anggota DPRD Nagekeo Dibobol Maling

Related Posts

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.