Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»12 Ladies Dibekuk, Kasat Intel Polres Ngada Tak Terima
NTT NEWS

12 Ladies Dibekuk, Kasat Intel Polres Ngada Tak Terima

By Redaksi26 Juli 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
12 ladies dari Cafe Coklat Room wilayah Roe sedang dilakukan pemeriksaan identitas kependudukan di Polsek Aesesa. Gambar diambil pada Rabu (25/07/2018) sekitar pukul 21.00 Wita (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Kasat Intel Polres Ngada Iptu Servulus Tegu tidak menerima proses yang dilakukan oleh Polsek Aesesa terhadap 12 ladies saat menggelar razia tempat hiburan malam di Cafe Coklat Room Roe, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Rabu malam (25/07/2018).

Ke-12 ladies yang bekerja di Cafe Coklat Room Roe tersebut langsung dibekuk polisi dan dibawa ke Kantor Polsek Aesesa.

Saat diperiksa, hanya 5 ladies yang memiliki KTP, sementara yang lainnya tidak. Mereka hanya mengantongi surat keterangan domisili dari Lurah Lape.

“Apa salah ke-12 ladies ini? Seharusnya 12 ladies tidak dibawa ke Polsek, mereka cukup ambil data di atas cafe. Kan mereka tidak ada salah dan semua lengkap,” ujar Servulus di halaman Polsek Wakapolsek Aesesa, Iptu Dahlan, Rabu malam.

Menurut dia, ke-12 ladies dibawa ke Polsek Aesesa kecuali kedapatan menggunakan narkoba.

Sedangkan, lanjut Servulus, apabila razia tersebut menyangkut izin usaha, maka seharusnya pemiliknya tidak dibawa ke Polsek Aesesa.

“Jangan seenaknya main tangkap-tangkap orang,” tegasnya.

Dia berjanji akan melaporkan ke Kapolres Ngada terkait tindakan hukum aparat Polsek Aesesa dalam razia tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Aesesa AKP Ahmad menegaskan dirinya melakukan razia itu atas perintah lisan dan surat oleh Kapolres Ngada.

“Saya tidak punya ada niat apapun,” ujarnya.

Menurutnya razia itu berdasarkan informasi masyarakat dan telah diberitakan di media terkait legalitas usaha yang tidak memiliki izinan.

Baca Juga: Razia Tempat Hiburan di Aesesa, 12 Ladies Dibekuk Polisi

“Ini malam kita operasi di Cafe Coklat Room Roe, besoknya kita akan operasi di Cafe Marapokot dan terakhir Cafe wilayah Kelurahan Towak,” tukas AKP Ahmad.

Dia mengatakan, ke-12 ladies yang diamankan itu bertujuan untuk melakukan pendataan legalitas kependudukan, Setelah itu mereka bisa dipulangkan.

Sementara pemilik Cafe Coklat Room Roe dipanggil untuk diminta keterangan terkait dokumen izin usaha.

“Saya tidak punya maksud apa-apa. Ternyata kita periksa ada 5 orang yang ada KTP. Sementara tempat usaha satu potong surat izin tidak ada,” ujarnya.

 

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleDari Kios Sembako Merambah Usaha Kos
Next Article Dokumen ‘Ilegal’, DPRD Belu Pending Sidang Paripurna

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.