Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jembatan Aesesa Nyaris Putus, Warga Mulai Gelisah
NTT NEWS

Jembatan Aesesa Nyaris Putus, Warga Mulai Gelisah

By Redaksi30 Juli 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jembatan Aesesa tampak berlubang dan nyaris putus. Gambar diambil, Senin, 30 Juli 2018 (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Jembatan Aesesa yang terletak di Kampung Alorongga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo hingga kini nyaris putus.

Semen di beberapa titik pada badan jembatan sudah terkupas dan terdapat lubang masih menganga. Setiap titik lubang hanya ditambal menggunakan batu. Bahkan, hanya menyisakan beton di landasan jembatan.

Jembatan ini satu-satunya penghubung wilayaha Aesesa Kabupaten Nagekeo dengan Kecamatan Riung Kabupaten Ngada. Ruas jalannya merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi NTT.

Melihat kondisinya yang rusak dan nyaris putus tersebut membuat warga gelisah.

Warga khawatir suatu saat jembatan Aesesa putus, jika sering dilintasi kendaraan roda empat dan enam. Apalagi sudah termakan usia.

“Jembatan ini nyaris putus, ini bakal berdampak pada terganggunya ekonomi warga dari Kelurahan Towak, Kelurahan Dhawe, Desa Nggolonio Kecamatan Aesesa dan warga dari Kecamatan Riung Kabupaten Ngada,” kata Aris, salah seorang pengguna jalan yang ditemui VoxNtt.com di Jembatan Aesesa, Senin pagi (30/07/2018).

Bagi warga sekitar, kata Aris, Jembatan Aesesa sangat penting untuk kelancaran akses ekonomi. Apalagi, distribusi hasil pertanian warga menuju kota sering menggunakan jalur Aesesa- Riung. Intensitas lalu lintas pun sangat tinggi di jalur tersebut.

Tak hanya itu, Jembatan Aesesa juga merupakan penghubung ke tempat pariwisata 17 pulau di Riung.

Karena itu, Aris berharap Pemerintah Provinsi NTT untuk segera memperbaiki Jembatan Aesesa. Sebab jika tidak, jembatan bakal putus total.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleDemokrat Dukung Prabowo di Pilpres 2019
Next Article 68 Bacaleg di TTU Tak Lolos Tes Kejiwaan

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.