Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN»Polres Belu Goes to School
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Polres Belu Goes to School

By Redaksi30 Juli 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolsek Tasifeto Barat berfoto bersama kepala sekolah dan siswa SMA N Tasifeto Barat usai upacara bendera .(Foto: Marcel/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Kepolisian Resort (Polres) Belu mengadakan kegiatan police goes to school di SMAN Tasifeto Barat, Senin (30/07/2018) pagi.

Kegiatan ini digelar untuk menyadarkan siswa atas maraknya perilaku menyimpang remaja dan pelanggaran tata tertib berlalulintas.

Penyadaran ini disampaikan Kapolsek Tasifeto Barat, IPDA I Wayan Budiasa di sela-sela upacara Bendera di lapangan SMAN Tasifeto Barat.

Budiasa yang bertindak sebagai inspektur upacara mengingatkan para pelajar tentang bahaya perilaku menyimpang.

Perilaku menyimpang, tutur Budiasa, tidak hanya dilakukan orang dewasa tetapi juga banyak melibatkan anak-anak sekolah baik pelajar SMP maupun SMA.

Beberapa kasus yang sering melibatkan remaja antara lain perkelahian, tawuran antar pelajar, penyalahgunaan narkotika, seks di luar nikah, miras dan perjudian.

“Sering kita jumpai, siswa sekolah terjerumus ke hal-hal negatif dan ini sangat disayangkan mengingat pelajar adalah generasi penerus bangsa” kata Kapolsek Budiasa.

Mantan KBO Reskrum Polres Belu ini juga mengingatkan para pelajar untuk lebih mawas diri agar tidak terjerumus dalam perilaku yang merugikan diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

“Tanggung jawab pembangunan ada di pundak kalian, jauhi dan hindari perilaku menyimpang seperti yang sudah Saya sebutkan tadi. Sangat disayangkan bila anak-anak muda sebagai aset penting bagi Negara, harus terpengaruh hal-hal yang dapat merusak masa depan” ujar Budiasa.

Dalam kesempatan itu, Budiasa juga memberikan motivasi kepada para siswa yang terpilih menjadi Paskibra untuk melaksanakan tugas dengan bangga dan penuh tanggungjawab.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Irvan K

Belu
Previous ArticleDisidak Polisi, Begini Pengakuan Pramuria Kafe Berlian Marapokot
Next Article Perdagangan Orang Adalah Dosa

Related Posts

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.