Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jembatan Aesesa Ditutup Warga, Lalu Lintas Dialihkan
NTT NEWS

Jembatan Aesesa Ditutup Warga, Lalu Lintas Dialihkan

By Redaksi1 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Masyarakat di sekitar jembatan menumpuk material dari batu, dan pasir serta drum pada ujung barat jembatan yang putus agar pengguna kendaraan tidak boleh melewati. Gambar diambil Selasa malam, 31 Juli 2018 (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Jembatan Aesesa yang terletak di Alorongga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo mulai ditutup warga pada Selasa, 31 Juli, sekitar pukul 19.00 Wita.

Jembatan ini satu-satunya penghubung wilayah Aesesa Kabupaten Nagekeo dengan Kecamatan Riung Kabupaten Ngada. Ruas jalannya merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi NTT.

Terpantau VoxNtt.com, warga terpaksa menutup jembatan Aesesa karena pada ujung baratnya sudah berlubang.

Semen di beberapa titik pada badan jembatan sudah terkupas. Setiap titik lubang hanya ditambal menggunakan batu. Bahkan, hanya menyisakan besi beton di landasan jembatan.

Warga menutup jembatan dengan panjang kurang lebih 100 meter dengan menggunakan drum itu karena khawatir bakal putus jika terus dilintasi kendaraan, terutama kendaraan roda empat dan enam.

Setelah ditutup, lalu lintas kendaraan yang menggunakan jalur Aesesa-Riung terpaksa dialihkan ke jalan alternatif di dasar kali Aesesa.

Jalur alternatif itu sebelumnya dibuat PT Pesona Permai Indah untuk mengangkut pasir di kali Aesesa.

Firman, salah seorang pengguna jalan saat ditemui, Selasa malam, mengharapkan agar jembatan Aesesa segera diperbaiki oleh Pemprov NTT.

Baca Juga: Jembatan Aesesa Nyaris Putus, Warga Mulai Gelisah

Sebab jika tidak, maka akses warga dari Nagekeo maupun Riung Kabupaten Ngada akan terhambat. Apalagi sebentar lagi memasuki musim hujan. Kali Aesesa pun bisa dipastikan mengalami banjir. Akibatnya jalur alternatif itu bakal tidak bisa dipakai lagi.

Selain berdampak pada transportasi, akses ekonomi di dua daerah tersebut juga bisa dipastikan tersendat jika jembatan Aesesa tak segera diperbaiki Pemprov NTT.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleDraft RUU Masyarakat Adat Dikritik
Next Article Pemkab Matim Didesak Copot Kepala SDK Satar Teu dari Jabatannya

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026

Penanganan Masih Jauh dari Ideal, Pemerintah Diminta Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores

1 September 2026

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.