Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kualitas Proyek Pengerjaan Jalan dalam Kota Kefamenanu Diragukan
Regional NTT

Kualitas Proyek Pengerjaan Jalan dalam Kota Kefamenanu Diragukan

By Redaksi10 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dua batang kayu yang disimpan pada tembok penahan jalan dalam Kota Kefamenanu yang sudah mulai rusak sebagaimana dipantai media ini, Senin (10/09/2018). (Foto: Eman/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Pekerjaan Proyek pembukaan jalan baru dalam kota Kefamenanu Kabupaten TTU tepatnya di jalan Naga kelurahan Benpasi (samping Kantor Peternakan Lama) diragukan kualitasnya.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV.Tiga Bintang menggunakan Dana Alokasi Umum, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten TTU tahun anggaran 2018 senilai Rp 75.180.000 (Tujuh Puluh Lima Juta Seratus Delapan Puluh Ribu Rupiah).

Papan Proyek Pengerjaan Pembangunan jalan Naga kelurahan Benpasi saat dipantau media ini, Senin (10/09/2018) (Foto:Eman/VoxNTT)

Pasalnya, sesuai pantauan media ini, Senin (10/09/2018) pada proyek yang baru selesai dikerjakan 2 bulan lalu itu terdapat 2 (dua) titik tembok penahan jalan yang sudah mulai rusak.

Pada dua titik yang rusak itu diduga sengaja disimpan dua batang kayu agar tidak dilintasi oleh pengendara motor.

Julius Rani Raga Mesakh, Kontraktor Pelaksana dari CV.Tiga Bintang saat dikonfirmasi VoxNtt.com via telepon mengakui adanya tembok penahan yang sudah mulai rusak. Namun ia membantah jika hal tersebut karena kualitas pekerjaan yang tidak sesuai spek.

Baca: Pemda TTU Segera Luncurkan RLH untuk 41 Desa

Menurutnya, kerusakan itu disebabkan oleh ulah pengendara motor yang sengaja melintas melalui tembok penahan jalan tersebut.

“Pak Wartawan bisa lihat sendiri, itu orang yang lewat dengan motor suka naik lewat itu tembok penahan jalan. Makanya rusak begitu. Kita sudah pasang kayu di situ juga kadang ada yang masih lewat,” ujarnya.

Ia menambahkan, proyek jalan tersebut hingga saat ini masih dalam pemeliharaan pihaknya dan belum diserahkan ke pemerintah daerah (Pemda).

Ia berjanji, dalam waktu dekat akan segera memperbaiki tembok penahan jalan yang sudah rusak tersebut sebelum diserahkan ke pemerintah.

“Ini masih dalam tanggung jawab kami, karena dalam masa pemeliharaan selama 6 bulan. Dalam waktu dekat pasti kami sudah perbaiki kembali tembok penahan yang rusak itum” jelasnya.

Sementara itu, Plt.Kepala Dinas PRKPP Kabupaten TTU, Antonius Kapitan saat ditemui media ini di ruang kerjanya menegaskan, proyek jalan tersebut hingga saat ini masih dalam tanggung jawab CV.Tiga Bintang.

Sehingga, ia memastikan akan segera memerintahkan kontraktor pelaksana guna memperbaiki tembok penahan yang rusak tersebut.

“Itu proyek masih dalam masa pemeliharaan. Kita akan segera perintahkan kontraktor untuk perbaiki bagian yang rusak itu. Kalau tidak, kita tidak akan terima proyek itu,” tegasnya.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J

 

proyek jalan TTU
Previous ArticlePemda TTU Segera Luncurkan Program RLH untuk 41 Desa
Next Article Tokoh FMKI Nasional Minta KPU Tinjau Ulang Pemilu di NTT

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.