Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ada Proyek “Jadi-jadian” di Lapangan Sepak Bola Mukun
Regional NTT

Ada Proyek “Jadi-jadian” di Lapangan Sepak Bola Mukun

By Redaksi23 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Material proyek di lapangan sepak bola Mukun (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Proyek pembangunan tembok penahan di lapangan sepak bola Mukun, Desa Golo Meni, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur diduga “jadi-jadian”.

Pasalnya, di lokasi tidak ada papan informasi seputaran proyek tersebut. Itu sebabnya, masyarakat pertanyakan sumber dana proyek tembok penahan tersebut.

“Kalau pembangunan ini dana dari APBD maka rakyat menduga ini ada mafia dari oknum tertentu untuk kepentingan pribadi. Alasannya tidak memiliki papan proyek. Juga kalau APBD Matim maka proyek ini sudah melanggar aturan. Mengapa demikian, karena status kepemilikan lahan lapangan itu milik Sukma bukan milik Pemda,” ujar Agustinus Parus, warga Desa Golo Meni kepada VoxNtt.com melalui, Rabu (16/10/2018).

Agustinus menyatakan, jika proyek itu bersumber dari dana APBD Induk 2018, maka pasti sudah sangat terlambat.

“Maka dengan ini pihak pekerja agar segera pasang papan sumber dana dan dana berapa, kerja oleh siapa, supaya masyarakat bisa tahu dan lakukan pengawasan. Tetapi, kalau uang pribadi juga harus pasang papan pengumuman,” ujar Agustinus.

Kata dia, di lokasi sudah ada tumpukan material proyek, tetapi pengerjaan belum dimulai.

“Apakah tidak kerja karena dana tidak ada atau bagaimana? Atau mungkin lebih dulu drop material padahal proyeknya tidak jadi,” pungkasnya.

Plt. Kepala Dinas PU Matim, Yos Marto saat dikonfirmasi, Selasa (23/10/2018), berjanji akan menanyakan proyek itu kepada PPK.

“Saya cek dulu ke PPKnya. Terima kasih,” balas Yos dengan singkat melalui pesan WhatsApp-nya.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleBerkas Kasus OTT di Dukcapil Ngada Akhirnya Resmi P21
Next Article Surat Terbuka dari Pater Avent Saur untuk Bupati Manggarai Barat

Related Posts

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.