Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hans Rumat: TKI yang Memenuhi Syarat Pahlawan Devisa untuk NTT
Regional NTT

Hans Rumat: TKI yang Memenuhi Syarat Pahlawan Devisa untuk NTT

By Redaksi25 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD Provinsi NTT, Yohanes Rumat (Foto: Facebook Yohanes Rumat)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef A Nae Soi sudah dengan tegas menyatakan akan melakukan moratorium (penghentian) pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) keluar negeri.

Anggota DPRD NTT Hans Rumat menyepakati upaya Viktor dan Josef tersebut.

Namun demikian, politisi PKB itu menegaskan, Pemprov NTT harus bisa membedakan tenaga kerja yang sudah memenuhi persyaratan Undang-undang atau peraturan turunannya yakni Perda dan Pergub.

“Kita harus memberikan kesempatan untuk dia keluar dan tentunya mereka ini menjadi pahlawan devisa untuk NTT,” ujar Hans kepada VoxNtt.com, Kamis (25/10/2018).

Baca Juga: Kematian TKI Masalah Akut di NTT

Sedangkan yang tidak memenuhi syarat atau terbukti merekayasa syarat, kata dia, maka wajib ditahan. Setelah ditahan kemudian bisa dididik, dibina atau diberi pekerjaan yang sesuai di Provinsi NTT.

Tak hanya mengkritisi kebijakan moratorium pengirim TKI, Hans Rumat juga dalam kesempatan tersebut menyentil tentang upaya pemberhentian Kadis Nakertrans NTT Bruno Kupok oleh Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat.

Menurut dia, dua bulan pasca pelantikan Viktor dan Josef sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT belum ada penjabaran pernyataan politik terkait moratorium TKI.

Baca Juga: Dari Patahkan Kaki Mafia Hingga Ancaman Tendang Kepala Kadis Nakertrans

Kemungkinan besar, lanjut Hans, Kadis Nakertrans tetap berpatokan pada aturan lama sambil merancang atau menunggu aturan baru.

Kemungkinan lain, katanya, dengan mengirimkan TKI keluar negeri ada PAD yang masuk ke Provinsi NTT terkait izin kerja tersebut.

“Tentu masih banyak dugaan dugaan lain yang secara teknis Dinas Nakertrans yang paham,” ujar Anggota Fraksi PKB DPRD NTT itu.

Sebab itu, Hans berharap pemberhentian itu sudah mengikuti prosedur yang benar bagi Apratur Sipil Negara.

”Ada peringatan dulu dan seterusnya,” ujarnya.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Moratorium TKI NTT TKI NTT
Previous ArticleMimpi Gubernur NTT Yang Tertanam di Mulut Seribu
Next Article Jadwal Tes CPNS di Nagekeo Tunggu Arahan Panselnas

Related Posts

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.