Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Kota Kupang Keluhkan Sampah di Musim Hujan
Regional NTT

Warga Kota Kupang Keluhkan Sampah di Musim Hujan

By Redaksi20 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sampah di Selokan Jalan Timor Raya, Oesapa, Kota Kupang (Foto: Sandry/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Tumpukan sampah di Jalan timor Raya, khususnya Rt 07 dan Rw 18, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT dikeluhkan warga sekitar.

Pasalnya, hampir setiap musim hujan sampah tidak hanya mengakibatkan bau yang tak sedap, tetapi juga banjir yang menutupi bahu jalan.

Petrik, salah seorang warga mengungkapkan, selama musim hujan sampah selalu memadati selokan yang berada di depan rumahnya.

“Hujan baru-baru, dia (sampah) ful di sini,” ungkapnya.

Ia menjelaskan sampah-sampah tersebut memang sudah pernah ditanggualangi pemerintah setempat, namun belum bisa dituntaskan lantaran sumbernya tidak diketahui.

“Itu hari ada yang ame (ambil) tapi ada kembali. Sonde (tidak) tau sumber sampah  dari mana,” ungkap Petrik kepada voxntt.com Senin, (19/11/2018).

Sampah menumpuk di salah satu selokan jalan Timor Raya (Foto: Sandry/VoxNtt.com)

Tak hanya Petrik, seorang warga yang tak mau namanya dimediakan mengungkapkan sampah yang memadati selokan jalan sudah berlangsung sejak lama.

“Sudah 10 tahun sampah ada di sini dan bahkan sering terjadi banjir di sini,” ungkapnya.

Ia mengisahkan keberadaan sampah yang kian menumpuk dan mengitari sekeliling rumah tak pernah diketahui pelaku yang membuangnya.

“Ini sudah lama, hampir setiap pagi hari sampah muncul-muncul sa di sini, tidak tau siapa yang buang,” ungkapnya.

Ia berharap agar warga yang melewati jalan tersebut harus tertib membuang sampah dan pemerintah juga harus segera turun tangan memperbaiki selokan yang sudah rusak.

“Pokoknya yang terbaik, jaga kebersihan, pemerintah segera perbaikan got,” pintanya.

Penulis: Sandry Hayon

Editor: Irvan K

Previous ArticlePermmabar Kupang Lantik 43 Anggota Baru
Next Article PMMD Garap Potensi Pemuda di 45 Desa

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.