Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Mahasiswa STKIP NBF Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Wajo Timur
MAHASISWA

Mahasiswa STKIP NBF Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Wajo Timur

By Redaksi30 November 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mahasiswa STKIP NBF pose bersama Yayasan Wini Unggul dan para Dosen STKIP NBF sebelum berangkat mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Wajo Timur. Gambar diambil, Jumat (30/11/2018). (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- 90 mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Floresta Nusa Bunga (NBF) menggelar pengabdian masyarakat di Desa Wajo Timur, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, sejak 30 November-02 Desember 2018.

“Kegiatan ini bertujuan agar dosen dan mahasiswa STKIP Nusa Bunga Floresta (NBF) dapat mengimplementasikan ilmunya kepada masyarakat. Selain itu kegiatan pengabdian masyarakat dan bakti sosial adalah sebagai ajang untuk terus mensosialisasikan pentingnya pendidikan dalam kemajuan suatu daerah,” ujar Pjs. Ketua STKIP NBF, Bonifasius Pao saat melepas 90 mahasiswa di aula kampus itu, Jumat (30/11/2018).

Bonifasius mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat juga merupakan bagian dari menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ia berharap, di balik kegiatan tersebut dosen dan mahasiswa dapat mengimplentasikan semua ilmu yang dimiliki kepada masyarakat.

Pengawas Yayasan Wini Unggul, Seravinus Mena mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan pengabdian masyarakat oleh 90 mahasiswa di kampusnya.

Ia berpesan agar mahasiswa bersungguh-sungguh dalam program pengabdian masyarakat selama 3 hari di Desa Wajo Timur.

“Jaga betul nama lembaga, jangan berkelahi, jangan membuat kasus, jangan berbuat asusila, dan jangan sampai mabuk-mabukan,” katanya di hadapan mahasiswa.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

STKIP NBF
Previous ArticleJaksa Ende Tahan 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana PNPM Kotabaru
Next Article 10 Warga Tetandara Lepaskan Hak Tanah Pengembangan Bandara Aroeboesman

Related Posts

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.