Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Banjir Besar, Jembatan Mbaru Jawa di Jalan Pantura Jebol
Regional NTT

Banjir Besar, Jembatan Mbaru Jawa di Jalan Pantura Jebol

By Redaksi1 Desember 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sayap jembatan Mbaru Jawa di kali Wae Wera yang jebol (Foto: Dok. Agus Supratman)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Sayap jembatan Mbaru Jawa di Kali Wae Wera, Kelurahan Ulung Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) jebol akibat banjir besar pada  Jumat (30/11/2018) malam.

Beberapa pekan terakhir memang hujan deras terus mengguyur wilayah Pantura Matim.

Agus Supratman, Kasubag Humas Pemkab Matim mengatakan, saat ini akses transportasi di jalur itu terancam lumpuh.

Hanya kendaraan roda dua dan mobil kecil yang bisa melintas jembatan Kali Wae Wera yang jebol.

“Hanya mobil kecil saja yang bisa lewat. Itu pun terpaksa. Mobil besar tidak bisa,” ujar Agus yang saat ini sedang berada di lokasi kepada VoxNtt.com, Sabtu (1/12/2108).

Menurut dia, saat ini warga setempat tetap waspada karena hujan terus mengguyur wilayah itu. Warga khawatir kemungkinan Kali Wae Wera meluap kembali.

Agus mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Bencana Alam Daerah Matim untuk memberikan tanggap darurat atas jebolnya jembatan di Kali WaeWera.

“Pihak bencana sudah dalam perjalanan menuju lokasi jembatan untuk memberikan bantuan tanggap darurat,” ungkapnya.

Kadis Bencana Alam Daerah Matim, Anton Dergong saat dikonfimasi VoxNtt.com melalui sambungan telepon mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan orang di lapangan dan akan menyurati Dinas Bencana Alam Provinsi NTT.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Manggarai Timur
Previous Article10 Warga Tetandara Lepaskan Hak Tanah Pengembangan Bandara Aroeboesman
Next Article DPRD TTU Tolak Tiga Rekomendasi Gubernur Laiskodat

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.