Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Kupang, Minggu 25 November di Aula Pramuka NTT. (Foto: Dok PK Komcab Kota Kupang).

Kupang, Vox NTT- Komisariat Cabang (Komcab) Pemuda Katolik Kota Kupang berkomitmen untuk menyukseskan pelaksanaan Kongres Pemuda Katolik ke-17 yang akan diselenggarakan pada tanggal 7-9 Desember.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang, Yuvensius Tukung saat dikonfrimasi VoxNtt.com melalui telepon Sabtu, (01/12/2018) mengatakan, sebelumnya, dalam Kongres Pemuda Katolik Ke XVI di Batam pada Agustus 2015 lalu di Batham, Kota Kupang dipilih menjadi tuan rumah.

Menyambut kesepakatan forum Kongres itu, sebagai organisasi kader kata Yuvens, Komcab Kota Kupang siap bertanggung jawab untuk menyukseskan penyelengggaraan rangkaian kegiatan pada forum tertinggi organisasi itu.

Dia juga menyampaikan, seluruh kader Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias dan rasa syukur. Mereka pun berkomitmen untuk mempersembahkan yang terbaik dalam Kongres nanti.

“Selaku tuan rumah, kita Komisariat Cabang (Komcab) Kota Kupang sangat bersyukur dan penuh antusias menyambut Kongres Pemuda Katolik. Tidak berhenti di situ, selaku tuan rumah kita memiliki tanggung jawab lebih dan kita siap memeberikan yang terbaik. Kita sangat mendukung penuh kerja panitia agar terselenggara dangan baiknya kongres,” ungkap Yuvens.

Komcab Kota Kupang saat ini kata dia, sedang memperkuat konsolidasi internal, merapatkan barisan, baik para senior, parah tokoh katolik, termasuk tokoh pemuda.

Yuvens berharap, Kongres ini mampu melahirkan gagasan-gagasan cmenrlang yang akan dijadikan rekomendasi membangun bangsa.

Selain itu, kepemimpinan Pemuda Katolik yang dihasilkan dari Kongres itu nanti mampu mengangkat dan memperkuat eksistensi pemuda katolik di seluruh daerah, sebagai organisasi kemasyarakatan dan wadah berhimpunnya pemuda gereja dan bangsa.

“Kita berharap pemuda katolik makin kuat, konsolidasi dan kaderisasi kepemimpinan pada seluruh level berjalan, baik pusat, tingkat provinsi (komisariat daerah/KOMDA) dan komisariat cabang (Komcab) tingkat kota/kabupaten,” harapnya.

Dia juga menegaskan, Pemuda Katolik harus konsisten dalam bersikap sebagai organisasi independen, tidak boleh digiring dalam kepentingan kelompok tertentu.

“Secara organisasi kita harus menjaga marwah organisasi ini. Kalaupun secara pribadi tentu kita sangat menghormati, tapi jangan membawa nama organisasi,” tegas Yuvens.

Ketua Panitia, Theodora Ewalde Taek saat dikonfirmasi mengenai proges kepanitiaan, menyampaikan, secara teknis kepanitian sudah siap bahkan persiapannya sudah mencapai 70%.

Saat ini juga tegas dia, panitia terus melakukan konsolidasi, baik ke dalam maupun ke luar. Dia juga menyampaikan, saat ini panitia sudah mulai mengantongi nama-nama peserta dari masing-masing KomCab yang akan hadir dalam rapat akbar itu.

“Mulai tanggal 02 desember, kami akan melakukan pemasangan baliho dan ucapan lewat spnduk, list para peserta juga sudah masuk ke PIC kOMDA dan KOMCAB. Persiapan sejauh ini sudah mencapai lebih dari 70 %. Sementara ini, kita menunggu undangan untuk dibagikan kepada seluruh pihak terkait untuk memeriahkan kegiatan kongres XVII Pemuda Katolik ini. Kami juga telah mendapatkan konfrimasi bantuan kendaraan untuk mobilisasi peserta Kongres dari Pemerintah Provinsi dan juga Pemerintah Kota,” tandasnya.

Sementara itu, Senior Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang, Silvestre Tena mengatakan, kongres Pemuda Katolik merupakan momen untuk proses estafet kepengurusan dan ajang diskusi isu-isu sentral pembangunan bangsa.

Hal ini, dilakukan sebagai manifestasi peran kaum muda katolik sebagai agen perubahan dan subjek pembangunan gereja dan bangsa.

“Kita berterima kasih sekaligus bersyukur bahwa Kongres Nasional Pemuda Katolik XVII dilaksanakan di Kota Kupang provinsi NTT yang adalah basis generasi muda katolik untuk NKRI,” ungkap Silvester.

“Harapan saya, Panitia Kongres dan Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Kupang sebagai tuan rumah, tetaplah berjuang dengan sekuat tenaga. Meskipun, dalam rentang waktu yang begitu singkat untuk membangun kontribusi dari setiap elemen pemuda katolik. Sehingga dapat memberi dampak positif kedepannya,” Ujarnya.

Penulis: Tarsisius Salmon

Editor: Boni J