Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Validasi Data Jadi Kendala PKH Kabupaten Kupang
Regional NTT

Validasi Data Jadi Kendala PKH Kabupaten Kupang

By Redaksi11 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dinas Sosial Kabupaten Kupang menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan beberapa organisasi perangkat (OPD) terkait pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Gereja Betsebel, Tarus, Senin (10/12/2018)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT- Dinas Sosial Kabupaten Kupang menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan beberapa organisasi perangkat (OPD) terkait pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Gereja Betsebel, Tarus, Senin (10/12/2018).

Rakor tersebut langsung dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kupang Fahren Funay. Ia mewakili Plt. Bupati Kupang Kurinus Masneno.

Dalam sambutannya sebagaimana dibacakan Kadis Fahren, Plt. Bupati Kupang Kurinus Masneno mengaku, selama ini pelaksanaan PKH di kabupaten tersebut terkendala pada validasi data keluarga penerima manfaat (KPM).

Sebab itu, Kurinus Masneno meminta kepada setiap OPD terkait, agar melakukan upaya yang lebih baik dalam mendukung pelaksanaan PKH di Kabupaten Kupang.

Menurut dia, setiap OPD harus membangun komitmen yang sama. Sebab, PKH adalah program penunjang kehidupan masyarakat miskin.

Hal ini tentu saja merupakan wujud perhatian serius Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kabupaten Kupang.

“Saya meminta penerima PKH, pemdamping dan juga fasilotator melakukan kegiatan-kegiatan pengembangan keluarga, pendidikan, kesehatan dan ekonomi sosial,” pinta Kurinus Masneno.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kupang, Fahren Funay meminta KPM PKH harus ada yang ingin mandiri.

“Harus juga ada KPM yang keluar dari kemiskinan. Pemda akan memfasilitasi pendamping dan penerima. Semua bantuan diharapkan tahun 2019 masih juga masih ada,” harap Kadis Fahren.

Terpisah, Jhon Kake, perwakilan pimpinan BRI Cabang Kupang dalam paparan materinya mengaku, pihaknya menjamin optimalisasi peran BRI dalam proses  penyaluran bantuan sampai ke masyarakat penerima.

“Kini sudah pakai cara perbendaharaan dan anggaran Negara. Kami dibantu oleh 16 orang pendamping bantuan sosial. Sehingga penyaluran bisa selesai tepat waktu,” kata Jhon.

Ia juga mengeluhkan soal zona blank spot dan topografi yang mengakibatkan penyaluran lebih lama.

 

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Dinsos Kabupaten Kupang Kabupaten Kupang PKH Kabupaten Kupang
Previous ArticleLMND NTT Desak Usut Tuntas Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia
Next Article Hingga Desember 2018, 35 Orang Meninggal Akibat Laka Lantas di TTS

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.