Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pengendara Keluhkan Kondisi Jalan Binlaka-Oeltua Kabupaten Kupang
Regional NTT

Pengendara Keluhkan Kondisi Jalan Binlaka-Oeltua Kabupaten Kupang

By Redaksi18 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kodisi jalan Penfui- Binlaka Oeltua. Jalan dalam kondisi berlubang. Padahal daerah ini persis berbatasan dengan Kota Kupang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT-Aldo Nggaduk (19) seorang pengendara yang melintas di jalur Penfui-Binlaka, Desa Oeltuna, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah.

Aldo mengatakan, jika tidak hati-hati atau terburu-buru saat melintas jalur Penfui-Binlaka, maka bisa menyebabkan kecelakaan.

“Kalau ktong (kita) buru-buru, bisa-bisa ban motor tidak seimbang dan jatuh. Kondisi jalan rusak begitu, padahal ini daerah yang dekat sekali dengan Kota Provinsi,” ujarnya bernada kesal, Selasa (18/12/2018).

Keluhan senada pula disampaikan oleh Frans Lanto (35). Ia mengaku, beberapa kali jalan yang berlubang itu ditutupi tanah putih. Menurut pengamatannya, kalau hujan lebat maka tanah putih itu dibawa air.

“Nanti dong (mereka) tutup pake tanah putih saja. Kalau hujan na lubang lagi. Kita kalau pagi-pagi ke kantor buru-buru bisa bahaya ini, apalagi kalau hujan turun,” ungkap anggota Binmas Polres Kupang itu.

Frans juga berujar sekitar bulan Oktober lalu istrinya mengalami kecelakaan karena jalan buruk di pendakian.

“Pas di mendaki jalan buruk itu, jatuh dengan dua anak saya. Untuk tidak parah,” bebernya dengan nada kesal.

Pantauan VoxNtt.com, sekitar jarak kurang lebih 300 meter dari arah jalur Naimata ke Binlaka-Oeltua, jalan sudah berada dalam kondisi rusak.

Kondisi aspal di jalan tersebut pecah-pecah dan klikir berserakan. Bahkan, di beberapa titik aspal sudah keluar badan jalan.

Parahnya, hampir sepanjang 50 meter kondisi jalan sudah tidak beraspal. Batu telford sudah terlepas.

Kondisi jalan saat hujan semakin parah karena ditimbuni tanah putih.

Jalan itu juga tidak memiliki drainase. Akibatnya, air hujan mengalir bebas di badan jalan saat musim hujan.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang
Previous ArticlePT Wijaya Graha Prima Dapat Teguran dari Pemprov NTT
Next Article Temukan 123 Jenis Obat dan Kosmetik Ilegal, BPOM Mabar Dorong ke Pro Justisia

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.