Rafael Gharu pelanggan jasa layanan listrik di dusun Waitiu, Desa Bantala sedang mengamati meteran listrik yang mengalami gangguan. (Foto: Sutomo Hurint)

Larantuka, Vox NTT-Kinerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) rayon Flores Timur dinilai buruk oleh pelanggan layanan jasa listrik di Dusun Waitiu, Desa Bantala, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur (Fotim).

Rafael Gharu, salah satu pelanggan listrik di Dusun Waitiu kepada VoxNtt.com mengatakan gangguan meteran listrik di rumahnya terjadi sejak awal pemasangan pada bulan Oktober 2018.

Sejak saat itu sudah 2 kali petugas PLN datang untuk memperbaiki namun meteran listrik tetap mengalami gangguan.

“Sudah dua kali setiap kali isi ulang pulsa, saya harus mengontak pihak PLN dan petugas PLN sendiri yang mengisinya. Jadi memang sudah 2 kali petugas PLN datang untuk memperbaiki namun sampai saat ini meteran rumah saya tetap mengalami gangguan. Hal ini tentu menunjukan kinerja kerja yang buruk dari lembaga PLN Rayon Flotim” ungkap Rafael, selasa (18/12/2018) pagi.

Selain itu, Rafael juga menilai petugas PLN tidak sigap dan memperdayai pelanggan. Diceritakannya, pada Senin, 17 Desember 2017 sekitar pukul. 13.00 Wita, ia mendatangi kantor PLN Rayon Flotim bagian Unit Pelayanan Gangguan untuk memerikasa kembali meteran listrik di rumahnya.

Saat itu, petugas PLN pada Unit Pelayanan Gangguan menyarankannya untuk pulang dan menunggu petugas PLN di kediamannya. Namun sampai saat ini petugas PLN tidak ada yang datang memeriksa.

“Saya ke kantor PLN untuk meminta petugas PLN memeriksa meteran listrik. Petugas pada unit pengaduan kemudian menghubungi petugas di lapangan Waibalun dan menyuruh saya untuk segera pulang menunggu petugas di rumah sebab katanya petugas di lapangan berada di Waibalun jadi pasti akan lebih dahulu di rumah. Jadi saya pulang cepat-cepat ke rumah. Tapi sampai hari ini tidak ada satupun petugas yang datang memeriksa meteran” tutur Rafael kecewa.

Usai mendengar pengeluhan tersebut VoxNtt.com sekitar pukul 09. 57 menghubungi Fajar Mane selaku Kepala Unit Jaringan PLN via WhatsApp. Wartawan juga menghubungi Fransiskus Roja, Manager PLN Rayon Larantuka melalui telepon seluler dengan mengirimkan beberapa data lengkap pelanggan, foto meteran, dan deskripsi gangguan pada meteran, namun hingga berita ini dirilis, tidak ada satupun petugas PLN yang turun memeriksa meteran.

Keluhan tentang kinerja yang buruk oleh PLN Rayon Flotim juga disampaikan oleh beberapa pelanggan jasa layanan listrik di dusun Waitiu kepada VoxNtt.com.

Hasil investigasi VoxNtt.com Selasa, (18/12/2018) mencatat sebanyak 6 pelanggan atau 6 titik meteran rumah yang mengalami gangguan arus listrik yang tidak stabil.

Pelanggan tersebut atas nama: 1) Ladislaus Petara Wekin, 2) Siprianus Ipir, 3) Yohanes Sogen, 4) Lambertus Liko Hurint, 5) Blasius Koten, dan 6)Sebastianus Soge Koten.

Penulis: Sutomo Hurint

Editor: Irvan K