Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Pong Ara Ruteng Digegerkan dengan Penemuan Kulit Kepala Manusia
Regional NTT

Warga Pong Ara Ruteng Digegerkan dengan Penemuan Kulit Kepala Manusia

By Redaksi8 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kulit kepala manusia yang ditemukan warga Pong Ara (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Warga RT 014, RW 005, Kampung Pong Ara, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai digegerkan dengan penemuan kulit kepala manusia, Selasa (8/1/2019).

Pantauan VoxNtt.com di lokasi, kulit tersebut kurang lebih sepanjang 10 sentimeter. Kulit yang masih bertumbuh rambut itu ditemukan di samping rumah salah seorang warga Pong Ara bernama Texy Waren.

Texy Waren mengatakan, ia pertama kali menemukan kulit ini sedang dibawa anjing sekitar pukul 08.00 Wita.

Menurut Texy, anjing miliknya membawa kulit tersebut dari dalam salah satu ruangan bekas asrama susteran.

”Saat bangun tidur, saya mau ke kamar mandi. Saya lihat anjing saya bawa kulit, saya pikir kulit binatang. Terus saya hubungi pak RT,” kata Texy.

Beberapa warga di lokasi menduga kuat bahwa kulit tersebut berasal dari kepala manusia. Sebab, rambutnya beruban menyerupai rambut manusia.

Ketua RT 014 Pong Ara, Kanisius Erom menyatakan, hingga kini tak ada satu pun warganya yang hilang.

Sebab itu, ia memastikan kulit kepala manusia tersebut bukan milik warganya.

”Tidak ada warga RT 014 yang hilang,” ujar Kanis, singkat.

Ia mengaku, warga melaporkan kepadanya melalui sekretaris RT sekitar pukul 09.30 Wita. Setelah mendapat laporan warga, Kanis langsung melaporkan ke Bhabimkamtimas Kelurahan Pitak.

Di tempat yang sama, salah seorang anggota Bhabimkamtimas Kelurahan Pitak, Bripka Ady Jaka mengatakan, berdasarkan pengamatan tim medis di IGD RSUD dr. Ben Mboi Ruteng kulit tersebut dari kepala manusia.

“Hasil pengamatan luar tim medis, dr. Aurelia Liliweri di UGD bahwa betul kulit kepala manusia. Tapi ia tidak memastikan apakah laki-laki atau perempuan karena harus membutuhkan penelitian lebih lanjut,” terang Bripka Ady.

Untuk sementara, lanjut dia, kulit tersebut disimpan di Polres Manggarai untuk diteliti lebih lanjut.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticlePeminat Capai Empat Ribu Lebih, Jadwal Tes Perangkat Desa di TTS Diundur
Next Article Sektor Pariwisata Diharapkan Menjadi Lokomotif Utama Sektor Ekonomi NTT

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.