Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»PMI Nagekeo Belum Miliki Unit Transfusi Darah
KESEHATAN

PMI Nagekeo Belum Miliki Unit Transfusi Darah

By Redaksi9 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
PMI Nagekeo gelar donor darah massal di STKIP NBF Mbay (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Palang Merah Indonesia (PMI) Nagekeo belum memiliki Unit Transfusi Darah (UTD).

Saat ini untuk melayani pasien yang membutuhkan darah, PMI bekerja sama dengan RSUD Bajawa dan RSUD Ende.

“PMI Nagekeo sampai saat ini belum ada UTD, saat ini masih bekerja sama dengan RSUD Bajawa dan RSUD Ende untuk memenuhi permintaan darah,” kata Kepala Markas PMI, Geger Prajitno Samid saat ditemui VoxNtt.com di sela-sela donor massal yang dilakukan Mahasiswa STKIP NBF Mbay di kampus itu, Rabu (9/1/2019).

Menurut Geger, belum adanya UTD tersebut dikarenakan PMI Nagekeo baru dibentuk setelah adanya RSD Aeramo.

Meski demikian,  dalam keterbatasan tersebut PMI Nagekeo selalu melakukan gerakan donor darah.

“Kami selalu melakukan kegiatan donor darah dengan mengajak masyarakat dan mahasiswa untuk donor darah. Setelah mendapatkan darah PMI baru membawa ke UTD Bajawa atau UTD Ende,” ujarnya.

Geger menambahkan, PMI Ngaekeo perlu segera mendirikan UTD untuk menyiapkan stok darah bagi RSD Aeramo.

Hal ini menjadi program PMI Nagekeo untuk menunjang RSD Aeramo.

Oleh karena itu, untuk mempercepat UTD membutuhkan dukungan Pemda Nagekeo dan lembaga DPRD.

Salah satu warga Aeramo, Marsi Malo menyanyangkan belum adanya UTD di Nagekeo.

Padahal, kata dia, UTD ini sangat dibutuhkan masyarakat Nagekeo.

Baca Juga: Peduli Lingkungan, STKIP NBF Bersihkan Sampah di Kesidari Mbay

“Padahal setiap hari di Nagekeo ada kejadian laka lantas maupun ibu bersalin. Tentunya butuh darah. Kalau UTD tidak ada pasti pasien tidak tertolong. Jadi UTD itu sangat penting untuk keperluan mendesak,” tegas Marsi ketika dimintai tanggapan terkait belum adanya UTD itu.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

PMI Nagekeo STKIP NBF
Previous ArticleHokeng dan Buah Segar yang Lezat
Next Article Peduli Kemanusiaan, Mahasiswa STKIP NBF Gelar Donor Darah Massal

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.