Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»TPID Aesesa Adakan Empat Kegiatan Inovasi Desa
VOX DESA

TPID Aesesa Adakan Empat Kegiatan Inovasi Desa

By Redaksi9 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua TPID Wilayah Kecamatan Aesesa, Apolonaris Mosa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Tim Program Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo mengadakan empat kegiatan inovasi desa.

Keempatnya yakni; pembuatan minyak kemiri di Desa Olaia, inovasi pada kegiatan pendidikan di TKK Satap di Desa Labolewa, pembuatan pakan ternak di Desa Nangadhero, dan pembuatan inovasi irigasi tetes untuk agrobisnis di Desa Aeramo.

Hal itu disampaikan Ketua TPID Kecamatan Aesesa, Apolonarius Mosa saat ditemui VoxNtt.com di Danga, Rabu (9/1/2019) pagi.

Apolonarius mengatakan, TPID wilayah Kecamatan Aesesa telah melakukan capturing empat jenis kegiatan invosi desa.

Kegiatan capturing itu dilakukan di Desa Olaia, Aeramo, Labolewa dan Nangadhero.

“Memang ada banyak jenis kegaitan di desa se Kecamatan Aesesa, namun baru empat yang dilaksanakan dalam pembuatan capturing,” ujar Apolonarius.

Menurutnya, TPID yang merupakan sebuah program baru dari Kementrian Desa bisa bermanfaat bagi masyarakat. Sebab dapat mengidentifikasi jenis kegaiatan yang bersifat inovasi dan diteruskan pada saat penganggaran di desa.

Kata dia, dalam kegiatan inovasi desa semua terlibat aktif, baik masyarakat, BPD maupun pemerintah desa.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleMuat Ratusan Liter BBM Ilegal, Mikrolet Jurusan Kefa-Napan Diamankan Polisi
Next Article Di Flotim, Miras Picu 7 Kasus Kekerasan Sepanjang Natal dan Tahun Baru

Related Posts

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026
Terkini

Desil, Data, dan Keadilan

15 September 2026

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.