Acara penandatanganan perjanjian hibah tanah milik Pemerintah Kabupaten Manggarai dan Belu ke PT Pertamina di Aula Alor ball room Hotel Ayana Labuan Bajo, Jumat (11/1/2018) (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)

Labuan Bajo, Vox NTT-Bupati Manggarai, Deno Kamelus mengatakan PT Pertamina tidak lagi terganggu dengan aset.

Hal itu disampaikan Deno saat ditemui awak media dalam acara penandatanganan perjanjian hibah tanah Pemda Manggarai kepada PT Pertamina di Aula Alor ball room Hotel Ayana Jumat (11/1/2019).

Menurut Deno, dengan penandatanganan perjanjian ini Pertamina dapat membuat perencanaan secara lebih baik guna mengembangkan depot-depot.

Itu terutama dalam rangka untuk menyesuaikan kebutuhan BBM di tiga Manggarai (Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur).

Lebih lanjut Deno menjelaskan masalah ekonomi tidak selalu dilihat dalan take and give.

“Kehadiran Pertamina harus dilihat sebagai pendukung perkembangan ekonomi di daerah ini,” ungkapnya

Deno menegaskan tidak ada suap menyuap apalagi gratifikasi dalam proses penyerahan hibah tanah di Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok kepada PT Pertamina.

Jika ada pihak yang dapat memberikan bukti tentang adanya suap menyuap ataupun gratifikasi, kata dia, bisa ditelusuri bersama.

 

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba