Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Karya Seni dari Rumah Singgah Santa Theresia Labuan Bajo
Seni dan Budaya

Karya Seni dari Rumah Singgah Santa Theresia Labuan Bajo

By Redaksi12 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Hasil lukisan anak-anak rumah singgah Santa Theresia Labuan Bajo (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Karya Seni dari Rumah Singgah Santa Theresia Labuan Bajo banyak menjadi perhatian masyarakat di ibu kota Kabupaten Manggarai Barat itu.

Pantauan VoxNtt.com, Jumat (11/1/2019), karya seni berupa lukisan rohani dibuat oleh korban kekerasan yang tinggal di Rumah Singgah Santa Theresia Labuan Bajo.

Bahan lukisan yang digunakan berasal dari kain khusus dan manik manik beragam warna.

Selain itu, ada bahan lain yaitu lem khusus untuk menempel manik manik ke patron yang sudah disiapkan sesuai dengan gambarnya.

Suster Maria Yosefina sedang melatih salah satu penghuni rumah singgah untuk membuat karya seni (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)

Fransiskus Ican, salah satu anak yang membuat lukisan tersebut saat diwawancarai oleh VoxNtt.com mengatakan, setiap dua hari mereka dapat membuat satu lukisan untuk satu anaknya.

“Kami bangga bisa membuat karya seni kami sendiri,” ungkap Fransiskus.

Ical menambahkan, saat berada di Rumah Singgah St. Theresia sejak tahun lalu, dirinya sudah mulai dilatih dengan membuat berbagai macam karya seni.

“Kami diajarkan membuat banyak karya seni, seperti bunga dari botol bekas dan pot bunga dari ban bekas,” katanya.

Anak-anak rumah singgah Santa Theresia Labuan Bajo sedang melukis (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)

Suster Maria Yosefina, SSpS, Direktur Rumah Singgah Santa Theresia Labuan Bajo kepada VoxNtt.com mengatakan, pelatihan membuat karya seni selalu mereka lakukan untuk korban kekerasan, baik perempuan maupun anak-anak di bawah umur.

Sr. Yosefina menjelaskan, kegiatan pemberdayaan terhadap korban sudah dilakukan sejak awal tahun 2018 lalu. Ia sendiri yang melatih  korban.

Menurut dia, ada juga kegiatan lain yang mereka lakukan yaitu membuat keripik pisang dan daur ulang plastik menjadi hiasan yang bagus, serta membuat tempe dan rosario.

Sr. Yosefina mengaku hal ini mereka lakukan agar menghilangkan rasa stress yang dialami korban.

“Mereka dilatih supaya rasa stres mereka hilang,” katanya.

Sr. Yosefina menambahkan hasil karya mereka nantinya akan dijual kepada siapa saja yang berminat.

Untuk diketahui, sejak 8 Januari lalu mereka sudah menghasilkan 15 lukisan dengan ukuran yang berbeda-beda.

Hasil karya lukisan rohani ini dijual dengan harga 300 ribu-500 ribu. Hingga kini sudah 5 lukisan yang telah laku terjual.

 

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Manggarai Barat
Previous ArticleResmi Hibahkan Tanah ke Pertamina, Ahang Sebut Deno Bupati Gila
Next Article 500 Meter dari Kantor Bupati Matim, Ibu-ibu Jajakan Dagangan

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.