Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Pasien DBD Meningkat, Pemda Mabar Siapkan Dana 2 Milliar
KESEHATAN

Pasien DBD Meningkat, Pemda Mabar Siapkan Dana 2 Milliar

By Redaksi16 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pasien DBD yang dirawat di RSUD Pratama Komdo-Mabar (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Demam Berdarah Dengue (DBD) ditetapkan sebagai Kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur.

Penetapan status darurat demam berdarah tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dulla Nomor: 270/KEP/HK/2018.

Sesuai keputusan itu, Pemda Mabar dan DPRD sepakat menyiapkan dana penanganan DBD sebesar Rp 2 Miliar pada APBD 2019.

Ketua DPRD Mabar, Blasius Jeramun mengatakan, keputusan penggunaan anggaran Rp 2 Miliar ini sejak tanggal 8 Januari 2019. Sumbernya dari dana tak terduga APBD.

“Dana ini harus segera dikeluarkan, karena kita melihat KLB DBD yang terjadi sekarang harus segera ditangani,” kata Blasius saat dihubungi VoxNtt.com, Selasa (15/1/2019).

Blasius tidak ingin penanganan KLB DBD terhalang karena ketiadaan dana. Itu terutama untuk membeli obat atau kebutuhan lainnya.

“Kita tidak boleh main-main dengan kejadian ini, kita harus cepat tanggap dan tidak boleh terhalang karena masalah dana,” tegasnya.

Blasius berharap dengan anggaran sebesar ini, cerita KLB DBD hanya ada di bulan Januari.

“Kita tidak ingin kejadian ini berlanjut ke bulan berikutnya, cerita DBD cukup di bulan Januari ini saja,” tegasnya.

Baca Juga: Wartawan Ditolak Meliput, Direktur RSUD Pratama Komodo Pingsan

Untuk diketahui, sejak 1 Januari hingga 14 Januari 2019, pasien DBD yang dirawat di RSUD Pratama Komodo Mabar tercatat sudah sebanyak 130 orang.

 

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

DBD DBD Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleWarga Temukan Jasad Marselinus di Kebun Kopi
Next Article Breaking News: Gempa 3.4 SR Kembali Guncang Manggarai Barat

Related Posts

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026

Imigrasi Labuan Bajo Periksa Dokumen WNA dalam Operasi Gabungan di Manggarai

30 Juni 2026

Polisi Tangkap Pengepul Togel di Toko Pertanian Kawasan Pasar Lembor

30 Juni 2026
Terkini

Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Benteng Jawa–Bawe, Sindir Minimnya Perhatian Pemerintah

3 Juli 2026

Camat Reok Cup III Siap Bergulir Pertengahan Juli

2 Juli 2026

Manggarai Timur Hadapi Lonjakan Bunuh Diri, Dinas Sebut Peran Ayah Perlu Diperkuat

2 Juli 2026

Masyarakat Harus Gunakan Lahan untuk Porang, Bukan untuk Tambang

1 Juli 2026

Reses di Manggarai Timur, Siena Katarina Bantu Pembangunan Gereja Stasi Bangka Jari

1 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.