Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Kadis Kesehatan Matim Imbau Warga Waspada DBD
KESEHATAN

Kadis Kesehatan Matim Imbau Warga Waspada DBD

By Redaksi24 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis Kesehatan Matim, dr. Surip Tintin (Foto: Ano Parman/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kepala dinas (kadis) kesehatan Kabupaten Manggarai Timur (Matim), dr. Surip Tintin mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap penyakit demam berdara dengue (DBD).

Dokter Surip mengaku sudah menginformasikan bahaya DBD ke seluruh stakeholder terkait di Kabupaten Matim.

“Soal imbauan, saya sudah buat surat ke puskesmas dan para camat untuk  kewaspadaan Hengue Haemorraghic Fever (DHF), yang utama buka fogging pembersihan sarang nyamuk (PSN) dengan 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur),” katanya saat dihubungi VoxNtt.com, Rabu (23/1/2019).

Fogging merupakan salah satu solusi pemberantasan dan pengendalian nyamuk penyebab penyakit.

Metodenya yakni dengan penyemprotan gas insektisida atau pengasapan.

Kata Dokter Surip, pihaknya sudah melakukan fogging untuk melokalisisasi kasus, yaitu dengan fogging fokus radius 200 meter persegi dari kasus.

Kendati demikian, kata dia, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, tidak memotong siklus perkembangan nyamuk.

Dokter Surip berharap masyarakat harus bergerak bersama membersihkan lingkungan untuk mengurangi tempat perindukan nyamuk.

 

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

DBD DBD Mabar DBD TTS Dinkes Matim
Previous ArticleSoal Proyek SUTT, Pemilik Lahan Wae Sele Minta Tanggapan DPRD Matim
Next Article Pastor Silvi: Alasan Penutupan Pulau Komodo Harus Jelas

Related Posts

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.