Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Bencana Angin Puting Beliung di Matim, Kota Komba Terbanyak
NTT NEWS

Bencana Angin Puting Beliung di Matim, Kota Komba Terbanyak

By Redaksi25 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi angin puting beliung
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Sepanjang tahun 2018 lalu, BPBD Manggarai Timur (Matim) mencatat bencana angin puting terbanyak ada di Kecamatan Kota Komba.

Data yang diperoleh VoxNtt.com dari kantor BPBD Matim, Jumat (25/1/2019), menyebutkan pada tahun 2018, sebanyak 25 kali terjadi musibah akibat bencana angin puting beliung di kabupaten ujung timur Manggarai itu.

Dari jumlah itu, menunjukkan, Kecamatan Kota Komba yang paling banyak yakni 20 kali bencana.

Selanjutnya, Kecamatan Sambi Rampas 2 kali, Kecamatan Lamba Leda 2 kali dan kecamatan Borong 1 kali.

Kepala BPBD Matim, Antonius Dergong mengimbau agar masyarakat harus tetap waspada terhadap bencana.

” Kita kan tidak tahu kapan terjadi bencana, makanya kita selalu waspada,” imbuhnya.

Baca Juga: BPBD Matim Imbau Masyarakat Waspada Bencana

Ia menambahkan, selain waspada masyarakat juga harus memiliki daya tanggap terhadap setiap peristiwa yang terjadi.

” Harus cepat dilaporkan supaya nanti kami kirim tim untuk membantu sekaligus memberikan bantuan,” katanya.

 

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Manggarai Timur
Previous ArticleBMKG: Waspada Dampak Topan Riley di NTB dan NTT
Next Article Bupati TTU Turun Tangan Tertibkan Pedagang “Nakal” di Pasar Baru

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.