Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Jelang Penerimaan Pengawas TPS, Bawaslu Mabar Gelar Rakor
Pilkada

Jelang Penerimaan Pengawas TPS, Bawaslu Mabar Gelar Rakor

By Redaksi2 Februari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Bawaslu Mabar sedang memimpin rapat koordinasi terkait penerimaan pengawas pemilu TPS bersama Koordinator Divisi SDM panwaslu kecamatan (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Jelang penerimaan pengawas TPS, Badan Pengawas Pemilu Manggarai Barat (Bawaslu Mabar), NTT menggelar rapat koordinasi (rakor), Sabtu (2/2/2019).

Rakor yang berlangsung di Kantor Bawaslu Mabar ini diikuti oleh koordinator divisi SDM dari 12 kecamatan di kabupaten ujung barat Pulau Flores itu.

Adapun hal yang dibahas dalam rakor tersebut terkait persiapan penerimaan pengawasan pemilu di-797 TPS di Mabar.

Ketua Bawaslu Mabar, Simeon Sofan Sofian mengatakan, rakor ini bertujuan agar saat proses pembentukan pengawas pemilu TPS benar-benar menghasilkan pegawas yang berkualitas.

“Ada banyak waktu yg sangat panjang untuk menyeleksi. Sehingga dapat menghasilkan pengawas pemilu TPS yang berkualitas,” kata Iwan, sapaa akrab
Simeon Sofan Sofian kepada VoxNtt.com usai rakor.

Iwan menjelaskan, setelah rakor ini selesai proses perekrutan menjadi tanggung jawab Panwascam dan dibantu oleh pengawas pemilu desa.

Ia juga menjelaskan tugas Pengawas Pemilu TPS ini yaitu fokus pengawasannya pada saat proses pemungutan suara.

“Jadi pengawas pemilu TPS beda dengan pengawas pemilu desa. Kalau pengawas desa, dia nanti mengawasi masa kampanye dan mengkoordinir pengawas TPS. Sedangkan pengawas pemilu TPS lebih fokus pada proses pemungutan suara,” jelas Iwan.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Bawaslu Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleDi Nagekeo Sudah Ada Kelompok Pekerja Migran Indonesia Purna
Next Article Kalton Hotel: Penginapan yang Nyaman di Labuan Bajo

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.